Suara.com - Jalan-jalan keliling dunia, tentu akan menjadi pengalaman tak terlupakan. Sayangnya tak semua kota seindah atau senyaman seperti yang ditawarkan di brosur. Banyak kota yang dulunya menjadi tujuan wisata favorit, kini justru menjadi salah satu kota berbahaya.
Berikut tujuh kota yang tak direkomendasikan untuk dikunjungi, karena sangat tak aman:
1. Barquisimeto, Venezuela
Jumlah penduduk Barquisimeto hanya sekitar satu juta orang. Kota ini juga lumayan terdidik, setidaknya jika
melihat jumlah sekolah yang ada. Jadi agak mengherankan, mengapa angka kejahatan di kota ini sangat tinggi. Setiap hari
setidaknya 57 orang tewas terbunuh di kota yang sedang mencoba mengembangkan industri pariwisata ini. Fakta ini tentu
membuat orang berpikir dua kali untuk berkunjung ke sana.
2. Peshawar, Pakistan
Peshawar, Pakistan memiliki sejarah panjang perang antar suku untuk saling berebut pengaruh dan kekuasaan. Kota
yang terletak tak jauh dari perbatasan Afghanistan ini sebenarnya sangat indah, tapi bukanlah pilihan tepat untuk mengisi liburan. Peshawar sangat tak aman, karena sangat sering terjadi serangan bom bunuh diri di tempat-tempat umum.
3. Sana'a, Yaman
Ketidak-stabilan politik berimbas pada segala lini kehidupan di kota Sana'a. Berbagai upaya yang dilakukan tentara koalisi tak mampu menciptakan keamanan di kota ini. Padahal banyak tempat di Sana'a yang menarik dikunjungi. Banyak bangunan kuno dengan desain yang menakjubkan yang dibangun saat kota ini masih diliputi kedamaian.
4. Acapulco, Meksiko
Dulu, Acapulco pernah menjadi salah satu tujuan wisata favorit. Tapi situasi berubah beberapa tahun belakangan setelah
kartel narkotika menancapkan kukunya di kota pelabuhan ini. Penemuan mayat tak dikenal bukan lagi hal biasa di kota ini, tak heran jika makin sedikit wisatawan yang berkunjung ke sana.
5. Distrito Central, Honduras
Boleh jadi Distrio Central menjadi kota dengan angka pembunuhan tertinggi di dunia. Tingginya kejahatan di sini, tak lepas dari kemiskinan, pemerintah yang korup. Kehadiran mafia melengkapi kondisi ini.
6. Maceió, Brasil
Maceio adalah kota paling berbahaya di Brasil, lebih berbahaya bahkan dibanding Rio de Janeiro yang terkenal dengan perkampungan kumuhnya itu. Data mencatat setiap tahun rata-rata terjadi 135 pembunuhan untuk setiap 100.000 penduduk.
7. Mogadishu, Somalia
Keberadaan kelompok militan al Shabaab, membuat Mogadishu tak aman baik bagi warganya ataupun bagi pendatang. Pemerintah Amerika Serikat bahkan melarang warganya berkunjung ke sini, dalam dua puluh tahun terakhir. (Sumber: Huffington Post)
Berita Terkait
-
Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup
-
Only in Hong Kong: Cara Baru Menikmati Kota yang Penuh Kontras dan Cerita
-
Kemiren Lawan Komersialisasi Budaya Lewat Wirausaha UMKM Berkelanjutan
-
Misteri Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Propam Dalami Peran Brigadir IH
-
7 Destinasi Cantik di Australia Barat untuk Liburan Keluarga, dari Danau Pink hingga Pantai Kanguru
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan