Suara.com - "Saya memiliki delapan pekerjaan dalam delapan tahun terakhir. Keluar masuk kerja adalah hal yang biasa. Biasanya saya akan bersemangat pada enam bulan pertama, tapi setelah itu rasa bosan mulai datang. Lantas saya akan mulai menyalahkan bos dan perusahaan, dan memutuskan keluar."
Demikian pengakuan seorang eksekutif muda, sebut saja Andy yang saat ini berumur awal 30an. Mungkin Anda orang setipe Andy yang terus menjalani irama masuk- keluar dalam kariernya. Tetapi bisa juga Anda termasuk yang tak bisa paham bagaimana Andy menjalani hal ini, karena Anda termasuk orang yang statis.
Sesungguhnya, perubahan -walau mungkin tak secepat perubahan yang dialami Andy- akan membuat hidup tak membosankan. Tapi sayang tak banyak orang yang berani mengambil sikap seperti Andy. Mereka terus bertahan dengan pekerjaannya, meski pekerjaan yang mereka tekuni sebenarnya tak terlalu mereka sukai.
Berikut lima alasan yang sering diajukan orang yang enggan berubah. Padahal, alasan itu tak sepenuhnya benar dan justru menghambat karier seseorang.
1. Saya terlalu sibuk untuk mengubah hidup
Ya, kita semua sibuk. Tetapi sebenarnya kita tak sesibuk yang kita kira. Coba mulai perhatikan berapa jam sehari Anda habiskan waktu di depan televisi. Jika lebih dari 38,5 jam seminggu atau lebih dari lima jam sehari, itu pertanda Anda harus menguranginya.
2. Tak punya cukup uang untuk berubah
Berubah itu gratis. Yang Anda butuhkan adalah waktu dan niat. BUkan uang tetapi kemauan dan kerja keras. Anda tak harus merasa aman untuk mengubah hidup Anda. Jadi Anda bisa melakukannya saat ini, apalagi jika Anda memiliki 10 jam bebas dalam sehari.
3. Tak tahu apa yang ingin dilakukan
Banyak orang berharap perubahan itu menghampirinya, tentu ini hal yang nyaris tak mungkin. Banyak juga yang menyebut mereka memiliki banyak minat tapi tak tahu mau mulai dari mana. Jadi mereka takut salah mengambil keputusan.
Tapi sesungguhnya jika mau jujur, pasti seseorang memiliki satu kecenderungan tertentu. Jika masih juga kesulitan, coba cara ini. Catat apa yang menarik minat Anda, dan dalam sebulan akan jelas apa sebenarnya yang Anda inginkan.
4. Menunda hingga suatu hari nanti
Suatu hari adalah waktu yang tepat untuk menempatkan satu mimpi. Tetapi satu hari itu juga yang bisa menelan mimpi dan harapan Anda. Jadi ketimbang menyebut satu saat nanti, lebih baik Anda menyebut batas waktu yang jelas untuk melakukan perubahan.
5. Ini hanya pekerjaan
Apa yang Anda jalani selama 40 jam setiap minggu, tentu bukan sekedar pekerjaan. Ini hidup Anda, dan Anda tak bisa terus menerus menjalani pekerjaan yang Anda tak suka. Karena ini menyita sebagian besar waktu Anda.
Jadi lakukan perubahan itu sekarang, sebelum seperti kata orang, Anda akan menyesal untuk apa yang tidak Anda lakukan ketimbang apa yang telah Anda lakukan. (Sumber: askmen.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Tips Atasi Ketombe ala Sarwendah dan Giorgio Antonio: Rambut Sehat dan Bebas Gatal
-
Bosan ke Ragunan? 5 Destinasi Wisata Murah di Jakarta yang Bikin Liburan Hemat dan Berkesan!
-
Kapan Pendaftaran UTBK 2026? Cek Jadwal Lengkap hingga Rincian Biaya yang Diperlukan
-
Khutbah Jumat Bulan Syawal Menyentuh Hati: 7 'Penyakit' Pasca-Ramadan yang Wajib Diwaspadai
-
6 Shio Paling Hoki dan Panen Rezeki pada 26 Maret 2026, Kamu Termasuk?
-
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan, Mimpi Menuju Jalanan Indonesia yang Bersih
-
Niat Puasa Syawal Sekaligus Senin Kamis dan Qadha Ramadhan, Bolehkah Digabung?
-
One Way Arus Balik Lebaran Jalur Pantura sampai Tanggal Berapa?
-
Promo Alfamidi Pekan Ini 23-29 Maret 2026: Diskon Susu, Snack, hingga Kebutuhan Rumah Tangga
-
Cara Cerdas Menyetok Ulang Kebutuhan Rumah Pasca Lebaran