Suara.com - High heels, adalah salah satu atribut yang oleh sebagian perempuan menjadi barang yang wajib dimiliki. Sepatu berhak tinggi ini memang membuat perempuan tampil lebih meyakinkan. Tapi banyak juga perempuan yang tak menyukai atribut yang satu ini. Alasannya, sepatu berhak tinggi adalah siksaan.
Saya termasuk kelompok yang terakhir, dan takjub setiap kali melihat perempuan lain melenggang nyaman dengan sepatu berhak di atas tujuh centimeter. Ternyata ada beberapa cara yang bisa ditempuh untuk 'menaklukkan' sepatu yang seksi ini. Berikut cara itu:
Yang pertama adalah memastikan hak sepatu Anda tepat bawah di tumit Anda. Jika hak sepatu Anda terlalu ke belakang, maka dia tidak akan mantap mendukung berat badan Anda. Buntutnya Anda akan kesulitan untuk menjaga kesimbangan.
Yang kedua adalah ketebalan alas sepatu. Akan lebih nyaman menggunakan sepatu berhak tinggi yang memiliki alas yang sedikit tebal, apalagi jika permukaan lantai yang dilewati lumayan keras. Jadi jika ingin nyaman mengenakan sepatu berhak tinggi Anda bisa menambahkan alas di sepatu Anda.
Ketebalan hak juga turut menentukan, apalagi untuk pemula. Itu sebabnya wedges terasa jauh lebih nyaman dibanding mengenakan stiletto. Tali pengikat di pergelangan kaki juga bisa menambah rasa nyaman saat mengenakan sepatu berhak tinggi. Ini akan menciptakan rasa aman, sehingga Anda lebih mantap melangkah.
Terakhir tapi cukup penting, adalah bahan alas sepatu. Pilih sepatu dengan alas terbuat dari kulit atau karet, karena ini akan memberikan 'grip' pada sepatu Anda. Jadi jangan ragu lagi untuk mengenakan high heels. (boldsky.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?
-
Penyidikan KPK di Pemkab Bogor: PCNU Imbau Ulama Tetap Adem dan Tak Terprovokasi
-
Intip Posisi Kompor yang Benar Menurut Feng Shui Kang Hong Kian, Jangan Taruh di Sini!