Suara.com - Perempuan di Cina ini benar-benar memahami apa yang disebut sebagai kerja keras. Bagaimana tidak? Setiap hari ia menghabiskan waktu selama 8 jam untuk memukul lalat.
Ruang Tang, nama perempuan itu, menghabiskan hari-hari pensiunnya dengan melakukan pekerjaan yang tak biasa itu. Bahkan, itu mungkin adalah pekerjaan teraneh di dunia.
Perempuan berusia 80 tahun ini telah menghabiskan 14 tahun terakhir dalam hidupnya dengan mengusir lalat-lalat yang kerap mengganggu kenyamanan warga di Changmingsixiang, Hangzhou itu.
Ia mengatakan, setelah pensiun, ingin mengabdikan dirinya untuk membantu masyarakat sekitar.
“Saya mencari pekerjaan yang bisa berguna bagi masyarakat dan saya melihat banyak sekali lalat beterbangan terutama di musim panas. Saya memutuskan untuk membunuh lalat-lalat. Mungkin ini berguna dan sejak itu saya mengerjakannya,” ujarnya.
Oleh aksi mulianya ini, ia banyak mendapat pujian di surat kabar setempat. Mereka juga menyebutkan bahwa lalat-lalat itu sangat berisik dan cepat berkembang biak. Bahkan, oleh media setempat, lalat-lalat ini disebut sebagai ‘musuh masyarakat’.
“Dia berhasil membunuh lalat-lalat itu dengan cara yang baik. Siapa yang tahu berapa banyak lalat yang akan berkeliaran di area itu jika dia [Ruang Tang] tidak membunuhnya?,” tulis media setempat.
Diperkirakan selama 8 jam melakukan aksinya, ia bisa membunuh sekitar 1000 lalat hanya dengan alat pengusir lalat sederhana yang terbuat dari plastik. Oleh masyarakat setempat, ia disebut sebagai pahlawan.
“Saya merasa terhormat bisa membantu tetangga untuk memusnahkan lalat. Ini juga pekerjaan yang bagus untuk orang seusia saya dan menjaga badan tetap fit,” ungkapnya saat diwawancara televisi lokal. (News)
Berita Terkait
-
Netflix Garap The Shooter, Lee Jung Eun jadi Nenek yang Siap Balas Dendam
-
Mayat Perempuan Terbungkus Kardus di Babakan Ciparay: Usia 30 Tahun, Diduga Dibunuh
-
Olivia Rodrigo Galang Dana Amal melalui Daisy Chain Fields, Hadirkan Deretan Musisi Perempuan
-
Pengalaman yang Tak Masuk CV: Mengapa Kerja Domestik Dianggap Tak Bernilai?
-
Perempuan dan Beauty Fatigue: Saat Tren Kecantikan Mulai Terasa Melelahkan
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?