Suara.com - Anda mungkin tak menyangka, apa yang Anda anggap baik untuk karier Anda, kadang justru bisa merusak reputasi Anda di tempat kerja. Jadi jangan sampai karier Anda terhambat justru karena Anda salah bersikap. Berikut tiga hal yang bisa merusak reputasi seseorang di tempat kerja.
Memberi perhatian terlalu besar pada seminar kepemimpinan, ternyata bisa merusak reputasi seseorang di tempat kerjanya. Laurie Ruettimann, seorang konsultan sumber daya manusia independen, mengatakan seseorang sering fokus pada satu atau dua ide dari seminar, dan melupakan sisanya.
"Padahal ada banyak aturan tentang di mana untuk duduk di meja, di mana untuk diposisikan, bagaimana Anda ingin dilihat orang-orang, cara memegang tubuh Anda," katanya mengingatkan.
Tidak 'mematikan' ponsel saat mengikuti rapat, adalah kesalahan lain yang bisa merusak reputasi seseorang. Semua orang tahu, jangan 'bermain' saat bos berbicara di rapat. Tetapi memang, saat ini perangkat macam ponsel menjadi sangat penting untuk tidak ditinggalkan.
Maka Deborah Keary, wakil presiden sumber daya manusia di Masyarakat untuk Manajemen Sumber Daya Manusia memberi saran, "Bawa ponsel di atas meja, tapi jangan lupa menyetelnya dalam silent mode.
Jika selama ini, Anda selalu bersemangat untuk bekerja ekstra mungkin sudah saatnya untuk memastikan semua itu bermanfaat. Karena sering ketika seseorang secara sukarela mengisi kekosongan, justru akan membuat tugas kita terbengkalai.
Jika Anda tidak mencatat pekerjaan yang harus dilakukan, bisa-bisa Anda justru tidak membantu seperti yang Anda pikir.
"Kadang di tempat kerja, semua terjadi begitu cepat. Anda bisa hadir di lima rapat, dan kadang saat di rapat terakhir Anda tidak dapat mengingat apa yang Anda katakan di awal rapat. Anda justru menjadi orang tidak bisa diandalkan," ujar Laurrie. (Huffington Post)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar
-
Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan
-
Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama
-
Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi
-
Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor
-
Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air
-
Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?
-
336 Ribu Berebut 5.500 Kuota HUT RI di Istana, Warga yang Belum Pernah Hadir Diprioritaskan
-
Utamakan Hak Pendidikan Anak, Farhan Nekat Ambil Keputusan Berat Soal Pembangunan SDN 026
-
Pelajar Tertabrak Commuter Line, Perjalanan KA Lintas Rangkasbitung Sempat Terganggu