Suara.com - Satu pertanyaan yang sering diajukan orang tua jaman sekarang adalah, bagaimana menghentikan anak menonton televisi? Ya pengaruh televisi memang sudah mengkhawatirkan. Banyak dari kita memang besar dengan televisi, namun televisi jaman sekarang berbeda. Sekarang ini, bahkan sejak bayi pun anak-anak sudah kecanduan televisi, sehingga orang tua nyaris tak memiliki waktu berkualitas dengan anak-anak mereka.
Kecanduan bukan sesuatu yang layak dibiarkan, karena akan mempengaruhi pertumbuhan anak, baik secara fisik maupun kejiwaan mereka. Dan akan lebih mudah jika kecanduan itu dicegah sejak dini. Dan satu hal yang perlu Anda ingat, sikap tegas dan disiplin tak akan mampu mencegah anak menonton televisi, satu-satunya cara adalah dengan 'memanipulasi' mereka.
Jangan karena orang tua lain mengijinkan anaknya menonton televisi, maka sikap Anda jadi melunak. Berikut sejumlah langkah yang bisa Anda lakukan untuk menjauhkan si kecil dari kotak ajaib.
Hentikan kebiasaan menonton televisi mulai dari diri Anda. Jika Anda tidak menonton TV, maka si kecil otomatis juga akan cenderung menjauhi kotak ajaib itu. Masalahnya, sangat sedikit orang tua jaman sekarang yang memiliki kontrol diri yang memadai.
Pastikan hanya memiliki satu pesawat televisi yang diletakkan di ruang bersama, sehingga menonton televisi akan menjadi acara bersama keluarga. Hindarkan juga meletakkan televisi di kamar anak.
Cara lainnya, adalah dengan meluangkan waktu yang berkualitas dengan si kecil. Dan Anda harusnya tidak kompromi, selama waktu berkualitas ini menyalakan televisi haram hukumnya. Sebenarnya jika salah satu orang tua tinggal di rumah akan lebih mudah untuk mengontrol si kecil agar tidak menonton televisi.
Mendorong anak memiliki lebih banyak teman bermain, juga bisa menghindarkan anak dari kecanduan televisi. Makin banyak teman yang dimiliki akan mendorong anak untuk meninggalkan kotak ajaib. Memiliki saudara juga bisa menjauhkan anak dari televisi, karena si anak akan memiliki teman bermain.
Hal lain yang bisa dilakukan adalah sebisa mungkin menjauhkan anak dari kotak ajaib, dengan melarangnya menginap di rumah temannya yang bebas menonton televisi. Karena begitu dia tahu di rumah temannya bebas menonton televisi dia kan menuntut hal yang sama.
Sering mengajak anak untuk beraktifitas di luar juga bagus untuk menghindarkan anak dari kecanduan televisi. Secara fisik dan psikologis beraktifitas di luar bagus untuk anak. Selain melatih sensor motoriknya, aktifitas di luar juga akan membuat anak 'tak punya' cukup waktu untuk menonton televisi. (boldsky.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Biar Cerah, Kulit Sawo Matang Cocok Pakai Blush On Warna Apa? Ini 5 Rekomendasinya
-
Sunscreen yang Bagus untuk Kulit Berjerawat Merk Apa? Ini 5 Rekomendasi dengan Zinc Oxide
-
Sepeda Kalcer Federal Masih Produksi? Ini 3 Alternatif Sepeda Retro Klasik Paling Keren
-
Ramalan Shio Besok 16 Februari 2026, Siapa Paling Hoki Jelang Imlek?
-
Foundation Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik Mulai dari Rp6 Ribuan
-
7 Rekomendasi Sepeda Lipat yang Diizinkan Masuk Gerbong KRL, Harga Mulai Rp800 Ribuan
-
5 Cushion Wudhu Friendly untuk Makeup Bukber, Praktis dan Natural!
-
Super Air Jet Punya Siapa? Bikin Penumpang Terlantar 5 Jam hingga Tinggalkan Bayi
-
35 Ucapan Imlek 2026 untuk Bos yang Sopan dan Profesional, Siap Di-copas!
-
Apa Doa 1 Ramadan Sesuai Ajaran Rasulullah? Ini Bacaan Arab, Latin, dan Artinya