Suara.com - Sedang merencanakan liburan ke Bali? Jika ya, maka pastikan Anda berangkat ke Pulau Dewata tahun ini juga. Pasalnya, selama enam bulan ke depan mulai Mei-November 2014 Bali menggelar berbagai kegiatan dalam memperingati 100 tahun keberadaan Gong Kebyar.
"Kegiatan itu diawali dengan pagelaran Konser Internasional Musik Gamelan Baru 'A Tribute to Gong Kebyar' menampilkan tiga grup (sekaa) musik tradisional Bali, di Bentara Budaya Bali Ketewel, Kabupaten Gianyar pada hari Minggu, 17 Mei 2014," kata seorang panitia kegiatan tersebut Gde Yudane di Denpasar, Jumat (16/5/2014).
Gde Yudane yang juga komposer sekaa gamelan Wrdhi Cwaram menjelaskan, kegiatan itu di antaranya pertunjukkan karya-karya monumental seperti Kebyar Legong, Palawakya, Kebyar Pengeleb, Kebyar Ding Sempati dan Jaya Warsa. Selain itu juga akan digelar serangkaian diskusi dan seminar membahas keberadaan dan perkembangan Gong Kebyar selama ini, berikut latar sejarah dan kemungkinannya di masa depan.
Gde Yudane menjelaskan perayaan satu abad Gong Kebyar bertujuan untuk membuka kemungkinan penciptaan sebebas-bebasnya. Tradisi bukan hanya dipandang sebagai wujud kesenian yang bersifat baku serta tertutup dari eksplorasi inovasi. Namun sebaliknya dinilai mampu terus hidup melalui interpretasi, kreasi serta paduan dengan langgam kesenian dewasa ini.
Tiga komposer, I Wayan Gde Yudane, Dewa Alit, serta I Wayan Sudirana yang tampil perdana, merupakan seniman muda Bali yang berulang kali menampilkan karya mereka di banyak negara. Ketiga seniman muda itu dinilai masing-masing memiliki capaian yang orisinil dan mempribadi.
Bagi masyarakat Bali, Gong Kebyar, berfungsi sebagai pembaharu dan pelanjut tradisi. Sebagai pembaharu maksudnya adalah lewat gong kebyar para seniman berhasil menciptakan gending-geding baru yang lepas dari tradisi yang sudah ada. Sebagai pelanjut tradisi, gong kebyar bisa difungsikan untuk mengiringi berbagai tarian maupun gending-gending lelambatan, palegongan maupun jenis gending yang lainnya. Bahkan Gong Kebyar juga bisa digunakan sebagai penunjang pelaksanaan upacara agama seperti misalnya mengiringi tari sakral, maupun jenis tarian wali dan balih-balihan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual
-
Viral! Belda Jebolan IMB Piting Bule Rusia Usai Diduga Lecehkan Perempuan di Bali
-
Wajib Main, Jens Raven Ternyata Punya Statistik Lumayan Bagus!
-
Mesin Gol di Timnas Indonesia Junior, Ini Statistik Jens Raven yang Dipanggil John Herdman
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
5 Moisturizer Cowok untuk Mencerahkan Kulit, Nyaman Dipakai dan Tidak Lengket
-
Uma Oma Heritage Menteng: Restoran Nusantara Autentik dengan Sentuhan Hangat Para Oma
-
Bisakah Sunscreen Dipakai di Tangan? Ini 7 Lotion SPF Tinggi untuk Badan, Khasiat Lebih Nampol
-
Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Mulai dari Makna hingga Tradisinya
-
4 Sabun Batangan Animate untuk Cerahkan Kulit Wajah dan Tubuh
-
5 Urutan Skincare Animate untuk Menghilangkan Flek Hitam, Lokal Rasa Premium
-
Tren Akuakultur Semakin Menjauh dari Target Iklim, Rumput Laut Ditinggalkan
-
5 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Buah Pir yang Segar dan Manis
-
Aturan WFH untuk Swasta Berlaku Kapan? Ini Penjelasan Terbarunya
-
20 Desain Kartu Ucapan Selamat Hari Paskah 2026 yang Menyentuh untuk Keluarga dan Sahabat