- Polisi menangkap pria bernama Andra Winata di Kuta, Bali, karena menodong pengendara dengan pisau saat mengamen.
- Pelaku melakukan aksi penodongan tersebut pada Sabtu, 16 Mei 2026, setelah korban merekam dan memviralkan perbuatannya.
- Pihak kepolisian menyita barang bukti dan kini sedang mendalami keterlibatan pihak lain dalam kasus kriminal tersebut.
Suara.com - Polisi menangkap seorang pria yang diduga melakukan penodongan terhadap pengguna jalan saat mengamen sebagai manusia silver di kawasan lampu merah Jalan Imam Bonjol simpang Jalan Sunset Road, Kuta, Badung, Bali. Penangkapan dilakukan setelah video aksi pelaku viral di media sosial dan memicu keresahan masyarakat.
Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan pihak kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti video yang beredar tersebut.
“Setelah adanya video viral tersebut, Polsek Kuta langsung melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi kejadian, mencari saksi-saksi dan rekaman CCTV hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan,” kata Iptu I Gede Adi Saputra Jaya di Denpasar, Minggu.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 16 Mei 2026 sekitar pukul 15.00 Wita. Saat itu korban tengah berhenti di lampu merah ketika didatangi pelaku yang meminta uang sambil mengacungkan pisau.
Merasa takut dan terancam, korban kemudian merekam aksi tersebut dan mengunggahnya ke media sosial hingga menjadi viral.
Hasil penyelidikan membawa polisi kepada terduga pelaku bernama Andra Winata (26), pria asal Batujajar, Bandung. Ia diamankan pada Minggu dini hari sekitar pukul 04.00 Wita.
Dari pemeriksaan sementara, pelaku mengakui melakukan penodongan saat mengamen sebagai manusia silver. Polisi juga mendalami pengakuan pelaku yang menyebut dirinya diperintah oleh seseorang bernama Ujang.
“Pisau yang digunakan saat kejadian menurut pengakuan pelaku sudah dikembalikan kepada seseorang bernama Ujang dan saat ini keberadaannya masih dalam penyelidikan,” ujar Adi Saputra.
Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa kalung, celana boxer, ember merah tempat menyimpan uang hasil mengamen, serta botol air mineral berisi cairan cat warna silver.
Baca Juga: Drama Musikal MAR Kembali Menggema, Kisah Bandung Lautan Api Bikin Penonton Haru
Akibat kejadian itu, korban mengaku mengalami ketakutan dan merasa tidak aman saat berkendara di jalan raya. Polisi kini masih melakukan pengembangan untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.
Berita Terkait
-
Drama Musikal MAR Kembali Menggema, Kisah Bandung Lautan Api Bikin Penonton Haru
-
Kemenangan Jadi Harga Mati Bali United, Kado Penutup untuk Semeton Dewata
-
Borneo FC Pantang Menyerah! Pesut Etam Kejar Gelar Juara Hingga Pekan Terakhir
-
Akademi Persib Bandung Juara U-18, Rebut Tiket ke Soccer League All-Stars
-
Tuai Pujian, Aksi Inul Daratista Ikut Nyanyi Bareng Pengamen di Stasiun
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya
-
Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam
-
Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret
-
Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi
-
Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!