Suara.com - Awalnya restoran di Jalan Bintaro Raya, Jakarta Selatan itu bernama "Solowi". menjual berbagai masakan khas Solo, dengan sate kambing menjadi andalannya. Tetapi sejak dua bulan lalu, namanya diubah menjadi "Soto Kwali" dan sesuai namanya soto kwali menjadi andalan restoran ini.
Saat suara.com mencoba mampir Jumat (6/6/2014) siang tadi, hampir semua tempat duduk sudah terisi. Maklum saat itu jamnya makan siang, sehingga banyak karyawan kantor di seputar kawasan itu yang makan siang di Soto Kwali ini. "Kami memang menyasar karyawan seputar sini," ujar Nando, salah seorang karyawan.
Itu sebabnya di daftar menu didominasi makanan berat khas Solo. Selain soto kwali, restoran yang bersuasana sangat Jawa ini, juga menghidangkan sate kambing, tengkleng, garang asem, bebek dan ayam goreng atau selat Solo. Meski menyediakan teh poci, Soto Kwali sama sekali tak menjual penganan khas Solo yang biasa menemani seperti tape goreng, serabi dan sebagainya. Ya sekali lagi, Soto Kwali memang lebih fokus pada makanan berat.
Namun sayang saat memesan soto kwali, pelayan mengatakan masakan andalan ini sudah habis. Padahal waktu itu jarum jam baru menunjukkan pukul 12.30 waktu Indonesia barat. "Soto kwali memang banyak diminati di sini," terang Nando memberi alasan. Sebagai gantinya, saya memesan tengkleng dan selat Solo. Saya harus menunggu cukup lama, sebelum masakan khas Solo itu disajikan.
[gallery ids="76062,76063"]
Selat Solo datang terlebih dahulu, dengan kuahnya yang menggoda. Sayang saat dicicipi, rasanya tak terlalu istimewa. Tetapi cukuplah untuk mengobati rasa rindu pada kuliner khas Solo. Tengkleng yang menyusul kemudian, dengan kuah kuning dan aromanya yang menggoda. Dan kali ini ternyata cukup membuat lidah saya menari oleh rasa rempahnya yang berpadu dengan empuknya daging kambing yang masih menempel pada tulang.
Tetapi terus terang untuk makan siang, Soto Kwali tak bisa dibilang murah. Tengkleng misalnya dibandrol Rp 45.000 seporsi, sedangkan selat Solo Rp 32.000. Tapi tak apalah, sesekali untuk mengobati rasa kangen pada Kota Solo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement