Suara.com - Pub yang terletak di Tokyo, Jepang, ini didirikan untuk meringankan warga Jepang dari rasa kesepian sehingga memungkinkan mereka untuk minum cappuccino dengan teman berbulunya itu.
Banyak apartemen kecil di Tokyo tidak mengizinkan penyewa untuk memelihara hewan di tempat tinggalnya itu.
Kondisi inilah yang menyebabkan banyak pemilik hewan peliharaan kesulitan mencari tempat yang bisa secara leluasa memelihara sekaligus memanjakan binatang kesayangannya itu.
Coffee shops khusus hewan sebenarnya telah populer dan menyebar secara global. Tak hanya untuk kucing, tapi ada juga untuk binatang peliharaan lainnya seperti burung hantu dan kelinci yang di kota-kota seperti San Francisco dan London.
Nah, Sekarang, Tokyo membuat terobosan baru dengan mendirikan pub kucing pertama di dunia. Di sini para penyayang kucing bisa menghabiskan waktu dengan makhluk berbulu itu sembari minum minuman akohol seperti bir.
Neko Bar Akanasu menyajikan berbagai menu dan minuman beralkohol dan piring-piring makanan berukuran kecil untuk para kucing.
Di pub tersebut, begitu banyak kucing yang bebas berkeliaran menaiki meja, bangku atau berlarian di lantai.
Setiap harinya, sekitar lima kucing berkeliaran di Neko Bar Akanasu.
Pemilik pub, Koyanagai, yang berusia 60-an tahun, seperti dilansir dari Daily Mail mengatakan, dirinya memang penyayang kucing. Sepanjang hidupnya ia selalu memelihara kucing.
Koyanagai bercerita, keluarganya sudah punya satu ekor kucing saat ia lahir. Ketika usianya semakin menua, ia bersama istrinya mulai merawat kucing dari tempat penampungan hewan.
Inilah yang kemudian ia mempunyai ide untuk mendirikan pub khusus kucing.
Neko Bar Akanasu setiap harinya buka mulai pukul 18.00-00.40. Dalam pub ini terdapat 60-an kursi bar yang dilengkapi dengan pencahayaan lembut dan beberapa pot tanaman.
Untuk menu, pub ini menawarkan mix hors d'oeuvres dengan harga 700 yen (sekitar Rp80.000) dan koktail seharga ¥ 450 (sekitar Rp40.000). Selain itu, ada juga paket menu all you can drink seharga ¥ 1.999 (sekitar Rp220.000).
Berita Terkait
-
27 Orang Tewas dalam Kebakaran Maut Pub Na Ladprao Bangkok, Termasuk Personel Band
-
Bekerja di Pub Belum Tentu Korban TPPO, Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Eltras
-
Terungkap! Sikka Punya 30 Pub tapi Mayoritas Bodong, Jadi Sarang Eksploitasi Perempuan?
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris
-
Kasus 13 Pekerja Pub Eltras, Polres Sikka Gelar Penetapan Tersangka Hari Ini
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan