- Polres Sikka menjadwalkan gelar perkara penetapan tersangka kasus 13 pekerja Pub Eltras Maumere pada Senin, 23 Februari 2026.
- Ke-13 korban tersebut dipulangkan ke Jawa Barat oleh Gubernur Dedi Mulyadi setelah pemeriksaan saksi ahli.
- Polres Sikka dan Pemprov Jabar sepakat menjamin kehadiran saksi untuk proses hukum lanjutan melalui MoU.
Suara.com - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Sikka terus melakukan penanganan kasus yang menimpa 13 pekerja di Pub Eltras Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pada hari ini, Senin (23/2/2026), polisi dijadwalkan akan menggelar perkara untuk penetapan tersangka.
Di waktu yang bersamaan, ke-13 korban tersebut juga dijemput langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk dipulangkan ke daerah asalnya.
Kasat Reskrim Polres Sikka, Iptu Reinhard Dionisius Siga, mengonfirmasi bahwa kasus ini telah dinaikkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan.
Pihaknya juga telah melakukan serangkaian pemeriksaan, baik terhadap ke-13 korban, saksi pelapor, saksi yang mengetahui, hingga saksi ahli pidana di Kupang pada (19/1/2026).
“Dan telah dilaksanakan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, saksi terlapor, saksi yang mengetahui, dan telah dilaksanakan pemeriksaan saksi ahli pidana pada tanggal pada tanggal 19 Januari kemarin di Kupang,” jelas Iptu Reinhard pada konferensi pers, Senin (23/2/2026).
Pemulangan belasan korban oleh Gubernur Jawa Barat di tengah bergulirnya tahapan hukum sempat memunculkan kekhawatiran.
Jarak yang jauh antara NTT dan Jawa Barat dinilai berpotensi menyulitkan kepolisian serta mengganggu jalannya proses hukum di kemudian hari.
Menanggapi kekhawatiran tersebut, pihak kepolisian memberikan jaminan tegas. Polres Sikka dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menandatangani Berita Acara serta Nota Kesepahaman (MoU) terkait penjemputan para saksi atau korban tersebut.
“Kami dari Polres Sikka telah membuat berita acara dan nota kesepahaman dengan Provinsi Jawa Barat bahwa akan dihadirkan untuk saksi-saksi ini apabila di kemudian hari diperlukan untuk pemeriksaan tambahan. Bahwa Provinsi Jawa Barat siap untuk menghadirkan, terima kasih,” jelasnya.
Baca Juga: Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
Ia juga memaparkan bahwa ada mekanisme khusus di internal kepolisian untuk menyiasati kendala geografis.
Jika penyidik membutuhkan keterangan tambahan, penyidik Polres Sikka dapat diberangkatkan ke Jawa Barat, atau para korban yang akan diterbangkan kembali ke Kabupaten Sikka.
Untuk memastikan kelancaran teknis penyidikan, Polres Sikka juga telah berkoordinasi langsung dengan Direktorat Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Jawa Barat.
“Hari ini ada Ibu Direktur langsung yang datang ke sini bahwa selama proses penyidikan ini, penyidik dari Polres Sikka akan dikoordinasikan langsung oleh Ibu Direktur Direktorat PPA PPO Polda Jabar yang akan menjamin proses pemeriksaan ini begitu,” pungkasnya. (Tsabita Aulia)
Berita Terkait
-
Blusukan Pakai Moge Mewah, Intip Pajak Motor Dedi Mulyadi
-
Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
-
Mega Salsabillah Sentil Balik Deddy Corbuzier dan KDM soal Penjual Es Gabus, Alasannya Keren Banget
-
Di Balik Duka Longsor Bandung Barat, Adakah Dosa Pembangunan yang Diabaikan Pemerintah?
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus
-
Ke Mana Febrie Adriansyah Setelah Penggeledahan Besar-besaran? Kejagung: Jangan Tanya Saya!
-
Prabowo Akan Anugerahkan Bintang Jasa kepada Pejabat yang Berjasa Kembangkan B50
-
Mengenal Istilah 'Bangsa Kepiting', Analogi yang Dipakai Prabowo untuk Sifat Saling Menjatuhkan
-
Bukan Teror Tembakan! BGN Pastikan Kaca Kantor Pecah Akibat Cuaca Panas Ekstrem
-
KPK Ungkap Modus Eks Bupati Kuansing Sunat SHU Petani KUD untuk Suap Menteri Kehutanan