Suara.com - Negara bagian Washington, Amerika Serikat mulai Juli ini mengijinkan perdagangan mariyuana (ganja) dalam bentuk kue, brownies dan makanan yang dipanggang lainnya. Namun aturan yang baru dirilis pada 8 Juli 2014 itu melarang penambahan ganja ke dalam permen, lolipop atau makanan lain yang menarik minat anak-anak.
Washington menjadi negara bagian kedua di AS yang mengijinkan penjualan ganja dalam bentuk makanan kepada pembeli khusus dewasa. Sebelumnya, pada Januari lalu pemerintah negara bagian Colorado telah mengambil langkah serupa.
Badan yang mengontrol penjualan minuman beralkohol, Rabu (17/7/2014) waktu setempat merilis aturan bagaimana makanan yang mengandung ganja itu harus dikemas dan dilabeli.
Produk makanan yang mengandung ganja dilarang untuk dikemas atau diberi label yang bisa menarik anak-anak seperti dalam bentuk permen, lolipop, permen karet, atau jelly beans.
Untuk mendapatkan persetujuan untuk memasarkan item makanan pot-laced, seperti brownies atau botol minuman, produsen harus terlebih dahulu menyerahkan foto produk beserta label dan kemasan.
Produk itu juga harus harus melewati pemeriksaan fasilitas pengolahan, dan di labelnya harus jelas disebutkan mengandung ganja. Produsen juga harus memastikan bahwa ganja yang ditambahkan tersebar merata di seluruh produk. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Bahlil Yakin Mobil Hidrogen Bakal Saingi Kendaraan Listrik
-
Simfoni Mobilitas Jakarta: Menemukan Ketenangan Lewat Integrasi Transportasi Publik
-
Cegah Gugatan Berulang di MK, DPR Matangkan RUU Pemilu agar Lebih Sempurna
-
2 Juta Warga Tumpah Ruah di Madrid Sambut Timnas Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026
-
Rupiah Paling Kuat se-Asia, Tembus Level Rp17.888 per Dolar AS
-
Jakarta IP Market 2026 Hadir untuk Mendorong Lahirnya Kolaborasi dan Peluang Bisnis Baru
-
Bukan Sekadar Anak Kiai, Indah Permatasari Ungkap Sisi Pemberontak di Film Ibadah dan Cinta
-
Biaya Lepas WNI Naik Jadi Rp5 Juta, Begini Reaksi Puan Maharani
-
Episode Gagal Bayar Korporasi RI Berlanjut
-
Literasi Digital: Keterampilan Baru yang Wajib Dimiliki Siswa