Suara.com - Banyak perempuan tak mau ada bulu di kaki ataupun ketiaknya. Dan untuk itu mereka melakukan berbagai cara, hingga operasi laser berbiaya jutaan rupiah pun dilakoni.
Hingga kini, masalah rambut di tubuh perempuan memang masih menjadi 'isu' penting. Tapi seorang profesor dari Universitas Arizona, AS menegaskan perempuan tidak perlu berhenti mencukur atau mencabut bulu di tubuh mereka. Mereka hanya perlu mempertanyakan mengapa mereka harus berbulu.
"Dan mungkin cara terbaik untuk menjawab pertanyaan itu adalah untuk membiarkan bulu tumbuh untuk sementara waktu dan merasakan bagaimana rasanya menjadi benar-benar alami," ujarnya.
Mungkin Anda masih ingat sebuah adegan dalam novel "Bridget Jones Diary" di mana Bridget harus menyiksa diri untuk kencannya dengan Daniel Cleaver. "Kadang-kadang aku bertanya-tanya apa yang saya akan seperti jika dibiarkan kembali ke alam," tulisnya. Novel ini mengungkap bagaimana perempuan berusia tiga puluhan memiliki kegilaan obsesi pada citra tubuh dan kemasan teman menikah mereka.
Dalam novel itu, tak hanya digambarkan bagaimana Bridget merasa dia harus melakukan itu, karena dia begitu penuh membenci dirinya dan membayangkan bahwa dia tidak akan terlihat seperti perempuan yang diinginkannya.
Banyak perempuan di dunia menghabiskan sebagian besar kehidupan dewasanya dengan menyiksa setiap helai rambut pada tubuhnya, mulai dari pengeringan, blow, pelurusan, pengeritingan, dan di tempat lain mereka melakukan waxing, mencukur, mencabut, threading dan sebagainya.
Roxane Gay, seorang feminis menulis "Jika saya mengambil masalah dengan standar yang tidak realistis dari kecantikan perempuan, saya tidak harus memiliki kesukaan rahasia untuk fashion dan betis yang halus khan?"
Tapi ada hal yang lebih penting bagi perempuan untuk dikhawatirkan. Yakni dari apakah itu benar atau salah untuk mencukur bulu kaki mereka? Atau apakah Anda ingin mencukur bulu kaki dan bulu ketiak Anda?
Pada perempuan yang tumbuh di tengah masyarakat yang menempatkan nilai 'hairlessness' bagi perempuan, akan menjadi rumit mencari tahu, apakah Anda mencukur kaki Anda karena Anda benar-benar ingin atau karena pesan sudah mendarah daging di otak Anda?
Dengan sesekali membiarkan bulu di tubuh tumbuh, maka Anda akan tahu apa yang sebenarnya Anda lakukan, apakah "melakukan itu karena ingin" atau "melakukan itu karena sedang diliputi rasa jijik pada tubuh Anda".
Jika Anda merasa bahwa, sebenarnya, ketiak berbulu dan kaki indah karena manusia dimaksudkan untuk memiliki rambut dan itulah cara itu, maka itu hanya besar dan, terus terang, beruntung Anda. Pikirkan rasa sakit Anda, serta waktu dan uang yang bisa Anda hemat untuk itu. (The Guardian)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Bagaimana Cara Mengetahui Sunscreen yang Dipakai Benar-Benar Broad Spectrum?
-
Inovasi K3 Sektor Pelayaran, Verifikasi Dokumen Kerja Kini Cukup Pindai Barcode
-
Harga Parfum Pria Terbaik, dari Brand Lokal Murah hingga Merek Luxury
-
Industri F&B Makin Bergairah, Jutaan Produk Lokal Kini Berebut Konsumen Lewat Digital
-
Kronologi Lengkap Aksi Simpang Gramedia Jogja, Sempat Alot Berdialog, hingga Dipukul Mundur Warga
-
Prabowo Panggil Panglima TNI-Kapolri ke Hambalang, Bahas Situasi Nasional dan Karhutla
-
Dokumen Fisik Mulai Ditinggalkan, Peruri Dorong Transaksi Properti Lebih Cepat
-
Sempat Diwarnai Semprotan Merica, Warga Pukul Mundur Massa Aksi di Simpang Gramedia Jogja
-
Xiaomi 18 Fold Siap Mengguncang Pasar HP Lipat: Bawa XRING O3, Layar Lebar, dan Baterai 6.000 mAh
-
Kemarau dan Hama Mengintai, Panen Cabai Terancam Anjlok