Suara.com - Hari keempat London Fashion Week, Senin (15/9/2014) diramaikan dengan gaun-gaun tulle, gaun berpayet dan gaun tipis panjang hingga menyentuh lantai koleksi sejumlah desainer.
Burberry, yang merayakan ulang tahunnya yang ke-100 meluncurkan koleksi jas hujan ikonik. Para model Burberry dikirim ke catwalk dalam kerusuhan warna cerah, motif print yang terinspirasi oleh suasana pedesaan Inggris dan segala sesuatu yang terkesan saling "bertentangan".
"Kami mendapat ide ini dari 'burung dan lebah di desa' dan merasa sangat bebas," kata Christopher Bailey, yangmengomandani tim kreatif Burberry.
Ia menambahkan, ide koleksi kali ini datang dari kontradiksi, tapi kemudian ia menjadikannya sebagai suasana sukacita di panggung catwalk. "Kami melakukan banyak pewarnaan dan cetak," ujar Bailey.
Model mengenakan gaun tulle halus berwarna hijau lembut, pink dan kuning, dipasangkan dengan jaket denim. Label kenamaan asal Inggris itu juga menampilkan motif cetak abstrak yang berani. Juga ditambahkan slogan-slogan seperti "serangga" dan "bunga".
Referensi alam juga dihadirkan desainer Erdem Moralioglu. Dalam peragaan busannya, para model turun ke catwalk dengan gaun panjang menyentuh lantai. Tapi Moragliu menambahkan bordir rumit dedaunan tropis dan lapisan rumah kaca Victoria.
"Awal acara ini adalah pelajaran botani di Victoria, rumah kaca dan semuanya yang berbentuk dan arsitektural," jelas Erdem tentang koleksinya kali ini.
Moralioglu menambahkan ia ingin menciptakan sesuatu yang "ringan" untuk koleksinya. Dan ini ditandai dengan rok pensil dihiasi bulu, atasan longgar broderie anglaise atasan, serta gaun berpinggang ketat.
"Erdem membawa kami bertamasya ke hutan dan suasana tropis dengan bordirannya dan daun palem kecil. Sebuah karya yang indah dipandang," kata Ken Downing, direktur fashion jaringan dept store mewah Neiman Marcus.
Sementara desainer Amerika, Tom Ford, mengakhiri peragaan hari itu dengan koleksinya yang mengagetkan. Ia menampilkan gaun pas badan dari bahan kulit, atasan berpayet yang dipasangkan dengan celana bell bottoms, atau gaun dengan jaring cut-out dan detail jaket kulit berumbai. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- Daftar Tim Super League Paling Banyak Rekrut Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
AS dan Iran Saling Gempur 8 Malam Berturut-turut, Harga Minyak Melonjak Tajam!
-
Mengapa Produk 'Tanpa Bahan Kimia' Kini Jadi Ladang Bisnis Menjanjikan
-
Prediksi Pencetak Gol Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina
-
Perseteruan Wakil Rakyat, Polda Riau Turun Tangan Periksa CCTV
-
Keciduk CCTV! Pria di Tambora Gasak Motor Teknisi WiFi yang Kuncinya Tergantung Demi Biaya Hidup
-
Analisis Taktik Mendalam Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina
-
Beri Kail Bukan Ikan: Inspirasi Cinta Laura Biayai Kuliah Asisten Pribadinya
-
Tahan untuk Beli, Harga Emas Antam Berpotensi Naik Pekan Depan
-
Tiki-Taka vs Sihir Messi: Prediksi Pertarungan Sengit Final Spanyol vs Argentina
-
Bukan Sekadar Rapuh: Membedah Stigma "Generasi Strawberry" pada Gen Z