Suara.com - Kencan pertama menjadi faktor penentu bagi kelanjutan sebuah hubungan. Karena pada pertemuan pertamalah, kesan yang didapat akan melekat bahkan memengaruhi kelanjutan sebuah hubungan.
Untuk itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat akan melakukan kencan pertama, salah satunya adalah topik pembicaraan.
Menurut pendiri "Lunch Actually, salah satu biro jodoh asal Singapura, Violet Lim, ada beberapa topik yang sebaiknya dihindari pada saat kencan pertama.
Topik pertama adalah politik. Karena perbedaan pandangan politik, menurutnya, bisa memicu debat berkepanjangan. Bahkan, jika salah satu dari pasangan ternyata memiliki sifat fanatisme terhadap satu partai atau ideologi tertentu.
"Dikhawatirkan nanti ada pikiran, wah saya tidak cocok dengan Anda karena kita berbeda pandangan politik," katanya di sela peluncuran Lunch Actually, di Jakarta Kamis (2/10/2014).
Topik kedua adalah agama. Alasannya serupa dengan politik, karena masing-masing orang memiliki pandangan yang berbeda terhadap agama atau keyakinan.
"Topik lain yang harus dihindari adalah soal seks," katanya sambil mewanti-wanti ini adalah masalah sensitif baik bagi perempuan maupun laki-laki.
Ada beberapa topik yang menurut Violet bisa dibicarakan namun dengan batas yang sewajarnya. Salah satunya adalah soal masa lalu.
"Tentunya Anda tidak ingin, laki-laki atau perempuan yang sedang Anda temui ini membayangkan Anda bersama dengan orang lain," katanya.
Selain itu, pekerjaan juga bisa menjadi topik pembahasan di kencan pertama. Hanya saja diusahakan jangan menjadi topik utama atau terlalu banyak berbicara soal pekerjaan.
"Kalau pasangan Anda berbicara soal topik yang Anda tidak ketahui secara terus menerus, Anda akan cepat bosan," katanya.
Jadi di kencan pertama lebih baik ngomongin masalah keseharian seperti hobi, film, musik atau makanan kesukaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura