Suara.com - Pemilihan sepatu yang tepat merupakan hal penting untuk para pelari dan salah satu bahan pertimbangan adalah memilih sepatu berdasarkan bentuk kaki, kata dokter spesialis kesehatan olah raga dr Zaini K. Saragih, di Jakarta, Minggu (19/10/2014).
"Memilih sepatu yang tepat akan mengurangi risiko cedera," kata Zaini usai lomba lari "League Grip The Road" di Kemayoran.
Dokter Zaini menegaskan arti kesuksesan performa dalam tidak hanya berhasil mencapai garis finish, tetapi juga meminimalisasi cedera sehingga individu masih bisa tetap berlari di kemudian hari.
Ada tiga tipe telapak kaki manusia, yaitu normal, high arc dan datar. Zaini mengatakan ada dua cara mengetahui tipe telapak kaki, yaitu cara kering dan cara basah.
"Cara kering, taburkan tepung terigu di lantai, injak tepungnya lalu buatlah 'stempel' kaki di permukaan gelap sehingga terlihat bentuk telapak kaki," jelas dia.
Selain itu, air juga dapat digunakan sebagai cara mengetahui tipe telapak kaki. Cukup basahi telapak kaki dan injaklah permukaan tisu sehingga terbentuklah "cap" telapak kaki.
Pada tipe high arc, lebar kaki terlihat lebih kecil dibanding bagian panjangnya. Pada telapak kaki normal, perbandingan lebar dan panjang telapak kaki sekitar 1:2, sementara pada tipe telapak lebar alias flat arc, lebar kaki akan lebih memenuhi permukaan.
Pada kesempatan yang sama, pelari Chaidir Akbar menambahkan tips memilih sepatu dengan mencoba mengenakan sepatu yang akan dibeli pada sore hari.
"Pada sore hari, kaki yang dipakai beraktivitas seharian ukurannya akan sedikit membesar, itu momen tepat untuk fitting sepatu," tukas pelari yang menjadi Ironman Finisher itu. (Antara)
Berita Terkait
-
5 Sepatu Jalan Kaki Sekelas New Balance Versi Brand Lokal, Kualitas Tak Kalah
-
6 Sepatu Sandal Unisex Paling Nyaman dan Stylish untuk Acara Ramadan
-
7 Sepatu Lari dengan Cushion Terbaik, Kaki Nyaman Tanpa Takut Cedera
-
Apa Perbedaan Sepatu Slip On dan Loafer? Ini 5 Rekomendasi Terbaik yang Ekstra Nyaman
-
New Balance 550 Bisa untuk Lari? Ini Penjelasannya dan 4 Alternatif yang Lebih Cocok
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Hotman Paris Desak Status WNI Dwi Sasetyaningtyas LPDP Dicabut, Apa Dampaknya?
-
Mandi Wajib Setelah Subuh Bikin Puasa Tidak Sah? Ternyata Begini Faktanya
-
Panduan Zakat Fitrah Anak: Niat, Tata Cara, Besaran dan Cara Bayarnya
-
7 Fakta Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok Mahasiswa Jelang Skripsi
-
Dwi Sasetyaningtyas Bangga Anak Berpaspor Inggris, Emang Boleh Ortu WNI Pilihkan Anak Jadi WNA?
-
Aturan Bayar Zakat Fitrah bagi Perantau, di Kampung Halaman atau Tempat Rantau?
-
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
-
Viral Host Quezelyhere Mundur, Ini Sanksi Hukum Artis yang Pura-Pura Spill Skincare padahal Endorse
-
Buntut Drama Bunga Sartika Resign, Bolehkah Artis Seolah Spill Skincare padahal Endorse?
-
Jejak Digital Dwi Sasetyaningtyas Jadi Sorotan, Flexing Dikasih Ajudan dari Ayah Mertua