Suara.com - Apakah politikus favorit Anda benar-benar orang yang memiliki karisma dan menyenangkan seperti yang Anda pikirkan, atau itu semua hanya ilusi semata?
Sebuah penelitian baru-baru ini dari Unviersity of California, Los Angeles, menunjukan bahwa apa yang politisi katakan tidak sepenting dengan aksinya dalam menyampaikan itu.
Memanipulasi intonasi suara untuk menarik perhatian publik merupakan taktik baru dalam dunia politik. Presiden Barack Obama diakui sangat mudah menarik simpati publik dalam pidatonya dengan kata-kata yang tertata sedemikian baiknya.
Rosario Signorello, seorang sarjana postdoctoral di UCLA’s Bureau of Glottal Affairs, tertarik dengan bagaimana politisi Italia Umberto Bossi yang dikenal sang otoriter, tapi baik hati menderita kesulitan bicara karena stroke. Didorong dari pengalaman ini, Signorello memimpin studi tentang ilmu yang mempelajari tata cara berbicara yang karismatik. Ia menyimpulkan bahwa suara-suara itu terdiri dari dua elemen dasar: berasal dari biologis dan berdasarkan bahasa atau budaya yang diadopsi.
Untuk memahami cara itu, agar seseorang dapat berbicara dengan baik tanpa adanya kesulitan pada saat menyampaikannya, peneliti dan timnya menggunakan teknik yang disebut dialektika. Ini memungkinkan untuk menghilangkan pengaruh subjektif dari isi pidato yang kita sampaikan.
Tim peneliti telah mengompilasi pidato politik pilihan dari Italia, Prancis, dan Portugal. Mereka kemudian menganalisis pidato menggunakan teknik dialektika dan menerima balasan dari ahli bahasa.
Dari analisis ini, peneliti menyimpulkan bahwa pendengar akan lebih terkesima dengan suatu pidato karena adanya perpaduan suara speaker yang menggema namun lirih di lapangan luas yang telah di atur sedemikian menariknya. Mereka yang berbicara dengan frekuensi yang lebih tinggi justru dipandang sebagai cara penyampaian yang sopan.
Namun persepsi orang akan pidato ini, tidak terlepas dari bahasa dan budaya. Di Prancis, politisi yang disukai adalah yang menyampaikan pidato dengan suara yang tenang dan berwibawa. Sementara di Italia, politisi dengan suara yang lebih rendah saat penyampaian pidato lebih disukai.
"Fungsi ini harus dipelajari setiap politisi, tergantung pada bahasa yang kita ucapkan dan disaring oleh budaya yang dimiliki tiap negara", kata Signorello pada BBC.
Dengan sengaja mengubah intonasi suara yang kita sampaikan memang tidak menjamin akan sesuai dengan yang kita harapkan, namun menurunkan nada bicara dapat membantu untuk menyampaikan pidato dengan lancar.
Meskipun ada atau tidaknya resep untuk membuat suara seseorang sangat disukai oleh orang lain, peneliti dalam studi tersebut menyimpulkan bahwa orang-orang dari berbagai budaya tampaknya memiliki cara tersendiri untuk memanipulasi cara berbicara mereka untuk membuat orang yang mendengar terkesan. (Medical Daily)
Tag
Berita Terkait
-
Tradisi Hoyak Tabuik 2026 Kembali Meriahkan Pantai Gandoriah Pariaman
-
Dari Novel ke Layar Lebar, Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Bawa Pesan Penting soal Kesehatan Mental
-
Anak Jadi Alasan Acha Septriasa Sulit Cari Pasangan Lagi, Kok Bisa?
-
Acha Septriasa Blak-Blakan Soal Rumah Tangganya yang Kandas: Tak Seimbang?
-
Acha Septriasa Ungkap Penyebab Cerai, Singgung Perjuangan Cuma dari Satu Pihak
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Melihat Sisi Lain Kota Pesisir, Menyusuri Jakarta dari Mata Perempuan Muara Angke,
-
3 Shio yang Menarik Kesuksesan dan Kekayaan Selama 6-12 Juli 2026, Diprediksi Banjir Rezeki
-
Apakah Boleh Setelah Wudhu Memakai Sunscreen Lalu Sholat?
-
Sepatu Sekolah Paling Bagus dan Awet Merek Apa? Ini 5 Pilihan Murah dari Brand Lokal Sesuai Review
-
Komunitas Muslim di Jepang Terus Bertambah: Mengapa Kebutuhan Masjid Kian Mendesak?
-
Apa Ciri-Ciri Parfum Asli? Ini 10 Tanda yang Wajib Kamu Ketahui Sebelum Beli
-
5 Rekomendasi Sunscreen Gel yang Bikin Bedak Menempel Sempurna saat Cuaca Panas
-
7 Fakta Madison Square Garden, Venue Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce
-
Uang Rp1 Juta Dapat Sepeda Lipat Merek Apa? Ini 4 Pilihan yang Tangguh dan Fleksibel
-
4 Zodiak Paling Hoki yang Mudah Menarik Kekayaan pada 5 Juli 2026