Suara.com - Khawatir, karena kebetulan tidak memiliki 'Mr P' dengan ukuran standard, maka kisah Jim ini bisa membantu Anda membuang kekhawatiran itu. Jim adalah laki-laki dewasa yang menderita micropenis, atau memiliki "Mr P" di bawah rata-rata. Bahkan ketika berfungsi maksimal senjatanya tak lebih dari 10 centimeter panjangnya.
Namun kondisi ini, tak membuat Jim putus asa. Prinsipnya, jika pasangan lesbian mampu memuaskan satu sama lain padahal mereka sama-sama tidak memiliki penis, mengapa dia juga tidak bisa.
"Saya tidak akan menceritakan bagaimana teknisnya, tapi yang perlu diketahui bagian paling sensitif perempuan berada di dua inci pertamanya, jadi aku fokus ke situ," ujarnya.
Jim mengakui posisi tertentu akan bekerja lebih baik. Dan beberapa tidak bekerja sama sekali. "Tapi dengan cinta dan keterbukaan, percobaan dan bantal khusus yang dirancang untuk tujuan tersebut, kami bisa mengatasi masalah ini," ujarnya.
Hal lain yang tak kalah penting adalah kepercayaan diri. Saya, ujarnya, sudah pernah mendengar perempuan mengeluh tentang pecinta buruk yang terlalu membanggakan senjatanya yang besar.
"Saya menyebutnya cockfidence. Ketika seorang lai-laki tak bisa bersembunyi di balik penisnya untuk mendapatkan perhatian, ia perlu membangun kepercayaan diri berdasarkan sesuatu selain 'alatnya'," tegasnya.
Jim menyebut itu bisa berarti mampu membuat perempuan bahagia atau tahu bagaimana untuk benar-benar berbicara dan terlibat dengan mereka, dan mendengarkan mereka.
"Anda perlu beberapa perancah untuk menahan ego Anda," ujarnya. (menshealth.com)
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan