Suara.com - Sore ini, suasana di Galeri 678 Kemang Selatan nampak lebih ramai dari biasanya. Biasanya, Galeri 678 hanya ramai oleh para tamu hotel. Namun, Minggu (30/11/2014) sore ini, meski mendung menutupi sebagian Ibu Kota Jakarta, galeri ini tetap memikat di mata para pecinta seni.
Karena penasaran, saya pun ikut antre di barisan para penikmat seni. Harumnya kopi menyambut kedatangan saya. Yang lebih menggugah, begitu banyak lukisan dan coretan tangan yang tertata apik di dinding.
Ya, saya sedang berada di festival seni yang dihelat oleh Kopi Keliling (Kopling) yang bertajuk "Kemang Art and Coffe Festival 2014".
Meski berada di lokasi yang tidak begitu luas, festival seni ini tetap menyedot perhatian pengunjung. Hampir semua dinding di dekat pintu masuk dihiasi karya seni para seniman visual muda. Tak hanya itu, di bagian dalam juga terdapat Art Market dan bazaar produk-produk kreatif, pop-up food & coffee corner.
Selain memamerkan hasil karya para seniman, pengunjung juga diajak berdiskusi melalui acara mini talkshow. Bagi para penikmat seni yang ingin terlibat langsung dalam dunia kreatif, bisa mengikuti workshop di antaranya workshop merajut dan sablon bersama Weekend Workshop.
Ada pula workshop art merchandising bersama Junk Not Dead dan workshop penulisan bersama Zen RS dan Prawoto Indarto serta workshop kaligrafi bersama Kaligrafina. Sedangkan di lantai 4 juga tersedia pemutaran film pendek dari delapan filmmaker muda asal Indonesia.
Salah seorang panitia acara ini mengatakan bahwa ajang Kemang Art and Coffee Festival diharapkan dapat mempertemukan para seniman Indonesia dengan para penikmat seni sehingga karya mereka diapresiasi dan mendapatkan tempat untuk mempromosikannya.
"Festival perdana ini diharapkan menjadi tempat meleburnya para ilustrator, seniman visual, orang-orang kreatif, penulis, pencinta seni dan sastra, serta pencinta kopi untuk bersama-sama merayakan seni sambil menikmati secangkir kopi khas Indonesia," kata Ivan yang ditemui Minggu, 30/11/2014 di Galeri 678, Jakarta Selatan.
Oleh karena itu, melalui acara ini Kopling ingin menciptakan pasar bagi para pecinta seni yang menyukai karya-karya mereka. Terbukti sejak dibuka pada Jumat (28/11/2014) Sore, acara ini selalu dipenuhi oleh para pengunjung.
Di bagian Art Market dan bazaar produk-produk kreatif dijual karya seperti hardcase telepon selular yang didesain khusus, bantal, notes, mini art print, totebag, kaos, hingga kolase-kolase yang di-print ke atas kayu, kertas, dan lain-lain.
Tujuan dari terselenggaranya acara ini menurutnya terbilang berhasil karena mereka mendatangkan seniman tak hanya dari Jakarta tapi juga Bandung, dan wilayah sekitarnya. Pengunjung yang datang membeli juga bervariasi dari masyarakat biasa, mahasiswa seni hingga para kolektor karya seni.
Tag
Berita Terkait
-
Napi Koruptor Nikel Supriadi Kepergok Santai di Ruang VVIP Coffee Shop, Ditjenpas Periksa Kalapas!
-
Biar Nggak Dibilang Cuma Tahu Kopi Saset, Kenali Perbedaan Kasta Robusta dan Arabika
-
Selamat Datang di Era Satu Pekerjaan Saja Tidak Cukup untuk Bertahan Hidup
-
5 Rekomendasi Parfum Aroma Kopi dari Brand Lokal, Wangi Hangat dan Tahan Lama
-
Nikmati Kopi Kenangan Lebih Murah dengan Promo Cashback 40 Persen dari BRI
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Berapa Batas Usia Daftar Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih? Cek Syaratnya di Sini
-
Moisturizer Apa yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam? Ini 7 Rekomendasi Produknya
-
Berapa Harta Kekayaan Hery Susanto yang Diciduk Kejagung Usai 6 Hari Dilantik Presiden Prabowo?
-
Seni Wastra di Atas Meja: Resto Takeover yang Hadirkan Menu Favorit Kartini
-
Bukan di Pusat Kota, Lifestyle Hub 'Kalcer' dan Family-Friendly di Kota Mandiri Makin Laris!
-
Peluang 16 Mahasiswa FH UI Kuliah Lagi Setelah Status Nonaktif Selesai
-
7 Sabun Cuci Muka Pria yang Ampuh Mencerahkan, Atasi Beruntusan dan Kulit Belang
-
Harga Plastik Makin Tinggi, Coba 7 Alternatif Wadah Makanan Pengganti yang Aman
-
7 Rekomendasi Kipas Angin Portable yang Awet, Praktis Dibawa ke Mana Saja
-
Beda Status DO dan Nonaktif Sementara, Sanksi yang Diterima 16 Mahasiswa FH UI