Menghemat energi dapat dilakukan dari hal-hal kecil di rumah atau dapur kita. Hal-hal kecil yang sering kita abaikan ternyata mampu menghasilkan penghematan energi dalam jumlah yang cukup lumayan.
Jadi coba ikuti beberapa kiat dari ahli efisiensi rumah dari Zenith Home di bawah ini, dan jangan kaget jika di akhir bulan Anda mendapati tagihan listrik atau penggunaan gas Anda berkurang signifikan karena perubahan kecil yang Anda lakukan di dapur.
1. Keluarkan bahan makanan beku beberapa saat sebelum dimasak, ini akan mengurangi konsumsi energi yang dibutuhkan untuk memasak karena suhu makanan sudah lebih hangat.
2. Selalu usahakan agar makanan dan permukaan alat dalam kondisi bersih, karena permukaan yang bersih akan lebih efisien mentransfer panas, baik untuk pemanasan maupun pendinginan. Makin sedikit cairan dan minyak yang menempel di alat dan bahan makanan akan mengurangi waktu memasak karena lebih cepat panas.
3. Pastikan menggunakan panci yang sesuai dengan pemanas. Ini akan memastikan tidak ada panas yang terbuang. Jika Anda dapat melihat nyala api dari sisi panci, itu artinya Anda butuh panci yang lebih besar! Menutup panci saat memasak juga akan mencegah kehilangan panas.
4. Gunakan microwave jika memungkinkan, karena ini adalah metode memasak yang paling hemat energi. Baru kemudian menyusul kompor dan oven. Jangan lupa untuk mencabut colokan untuk memastikan microwave Anda tidak mengonsumsi energi saat tidak digunakan.
5. Cobalah panci serba guna untuk memasak, di mana Anda bisa membuat semur yang lezat, sup dan makanan lainnya sekaligus dengan menggunakan satu pot. Cara ini akan memangkas konsumsi energi sekaligus mengurangi waktu memasak dibandingkan menggunakan beberapa metode memasak.
6. Memasak sayuran dengan mengukus sambil menanak nasi akan menghemat energi, ketimbang hanya menggunakan satu pot untuk satu api.
7. Saat membeli oven, pilih yang dilengkapi dengan jendela kaca sehingga Anda tidak harus membuka pintu oven untuk memastikan makanan Anda sudah masak.
8. Kompor alternatif, seperti kompor tenaga matahari menggunakan lebih sedikit energi. Demikian juga panci bertekanan tinggi, adalah pilihan yang lebih hemat energi daripada oven tradisional. Kompor lambat, juga cara bagus untuk menghemat energi. Di mana Anda bisa melakukan hal-hal lain sambil menyiapkan makan malam.
9. Jangan menaruh makanan hangat di lemari es. Lemari es butuh energi ekstra untuk mendinginkan makanan hangat. (femalefirst.co.uk)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Parfum Evangeline Tahan Berapa Jam? Ini 7 Varian yang Wanginya Paling Awet
-
5 Sepatu Trekking Lokal Vibes Salomon Ori, Produk Dalam Negeri Kualitas Jempolan
-
Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
-
7 Sampo Selsun untuk Atasi Ketombe dan Rambut Rontok, Mana yang Paling Efektif?
-
6 Shio Paling Banyak Cuan Pada 3 Januari 2026
-
5 Rekomendasi Body Spray untuk Atasi Jerawat Punggung, Mulai dari Rp 70 Ribuan
-
5 Sunscreen untuk Pria yang Nggak Bikin Wajah Abu-Abu, Nyaman Dipakai Harian
-
7 Vitamin Penambah Nafsu Makan untuk Dewasa Paling Ampuh, Harga Mulai Rp9 Ribuan
-
5 Sepatu Nike Ori Diskon hingga 75 Persen di JD Sports, Harga Promo Jadi Rp300 Ribuan
-
Waspada! Ini 12 Gejala Super Flu pada Anak, Virus Mulai Merebak di Indonesia