Suara.com - Bumbu adalah elemen penting sebuah masakan. Bumbulah yang menentukan lezat tidaknya sebuah hidangan. Dan setiap daerah biasanya memiliki resep berbeda untuk masakan mereka. Mereka biasanya menggunakan berbagai jenis rempah atau daun-daunan yang memberikan rasa berbeda pada hidangan yang disajikan.
Banyak bumbu tak hanya melezatkan makanan, tapi juga berkhasiat bagi kesehatan. Tapi penggunaan yang berlebihan juga tak bagus untuk kesehatan. Penasaran dengan cara membumbui yang sehat? Simak yang satu ini:
Menumis.
Batasi penggunaan minyak saat menumis. Jika memang harus pilih minyak yang sehat, seperti minyak wijen, minyak kelapa, minyak jagung atau minyak zaitun. Minyak ini tak hanya sehat tetapi juga akan membuat makanan lebih lezat.
Garam.
Garam memang membuat makan terasa lebih lezat. Tapi terlalu banyak garam, tak hanya akan merusak rasa masakan tapi juga tak sehat. Batasi penggunaan garam 2-3 gram perhari. Ada beberapa bahan makanan yang bisa dipilih untuk menggantikan garam, seperti jeruk limau atau garamm hitam.
Menggoreng.
Menggoreng adalah salah satu cara memasak yang paling disukai. Tapi pastikan Anda tidak menggunakan penggorengan 'deep fry, karena sangat tak bagus untuk kesehatan Anda. Gunakan minyak secukupnya saat menggoreng. Ketimbang menggoreng akan lebih bagus jika Anda mengukus, merebus atau memanggang masakan Anda.
Gunakan bumbu segar.
Sebaiknya Anda menghindari bumbu instan, karena bahan pengawetnya tak bagus untuk tubuh. Bumbu segar akan lebih baik, dan sejumlah bumbu seperti kunyit, bawang putih atau bawang merah ternyata tak hanya melezatkan masakan Anda tetapi juga berkhasiat sebagai obat. Beberapa bumbu dapur dari dedaunan juga bisa jadi pilihan.
Dressing dari bahan alami.
Pilih dressing buatan sendiri saat membuat salad. Saat ini banyak dressing yang dijual di pasaran, praktis memang. Tetapi bahan pengawetnya tak bagus untuk kesehatan. (Sumber: boldsky.com)
Berita Terkait
-
Nadiem Makarim Operasi Apa? Ini Fakta Terkait Kondisi Kesehatannya
-
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global
-
Hantavirus Strain Andes Bisa Menular Antar Manusia, Tapi Harus Kontak Erat dan Lama
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Bisa Dipidana 1 Tahun Penjara
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Bibir Pecah-Pecah Saat Haji? Ini 5 Lip Balm Terbaik untuk Cuaca Ekstrem saat Ibadah Haji
-
5 Pilihan Pelembab Wajah Tanpa Alkohol dan Parfum yang Aman Dipakai saat Ibadah Haji
-
3 Moisturizer Shinzui untuk Mencerahkan Wajah dan Pudarkan Noda Hitam
-
Cari Serum Anti Aging Lokal yang Bagus? Ini 5 Pilihan Aman Mulai Rp23 Ribuan
-
4 Rangkaian Skincare Shinzu'i di Indomaret untuk Cerahkan Wajah, Mulai Rp30 Ribuan
-
6 Sabun Cuci Muka Purbasari untuk Wajah Kusam, Harga di Bawah Rp30 Ribuan
-
3 Bedak Padat Purbasari yang Bisa Samarkan Noda Hitam di Wajah Berminyak
-
5 Rekomendasi Parfum Mykonos yang Cocok buat Ngantor: Wangi Tahan Lama, Kesan Profesional
-
Bangga, Kostum Bali dan Padang Buatan Desainer Cilik Indonesia Melenggang di Jepang!
-
Bedak Tabur Apa yang di Bawah Rp50 Ribu? Ini 5 Rekomendasi Produk Lokal yang Awet