Suara.com - Jika Anda selama ini memilih kale untuk makanan sehat, ternyata ada makanan sehat yang lebih terjangkau yakni rumput laut.
Banyak ahli menyebut masa kale sudah habis. Dan rumput laut diperkirakan akan makin jadi pilihan, karena lebih hijau dan lebih mudah didapatkan, tak terkecuali di Indonesia. Kini rumput laut tak hanya dijadikan menu di restoran-restoran Cina ataupun Jepang, tetapi makin merambah Eropa.
Ollie Dabbous, dari Dabbous yang banyak dipuji di London, menggunakan selada laut, wakame dan rumput laut untuk memberikan tekstur 'beludru' dalam hidangan kreasinya. Di Michelin-starred Three Chimneys di Skye, masih di Inggris, rumput laut dipanen secara lokal dan digunakan di dapur. Dan di mana koki menyajikan maka pelanggan hanya bisa mengikuti.
Mara Rumput Laut --yang memasok Harrods, Harvey Nichols dan Whole Foods-- menyebut penjualannya meroket hingga 73 persen pada kuartal terakhir 2014. Dengan catatan penjualan yang mengesankan ini, Mara menyatakan akan mulai menyentuh ke pengecer high-street, sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan rumput laut. .
Ada 650 varietas rumput laut yang tumbuh di sepanjang garis pantai di Inggris yang bisa dikonsumsi. Di Indonesia budi daya rumput laut juga makin berkembang di sejumlah daerah seperti Bali dan Nusa Tenggara.
Tim van Berkel dari The Cornish Rumput Laut Perusahaan, kata orang akhirnya cottoning pada daya tarik dan manfaat rumput laut. "Konsep rumput laut sebagai sesuatu bau yang Anda temukan di pantaitelah berubah menjadi kesadaran yang punya manfaat kesehatan dan gizi yang luar biasa. Dan rasanya tak mengecewakan," ujarnya. (independent.co.uk)
Berita Terkait
-
Cuaca Tak Menentu Jadi Momok Petani Rumput Laut Nunukan
-
Tinggalkan Kerja di Luar Negeri, Eks PMI Justru Cuan dari Makanan Sehat
-
Bukan Sekadar Ekspor Mentah: Mengapa Hilirisasi Rumput Laut Penting bagi Indonesia?
-
Bisakah Rumput Laut Menggantikan Plastik? Riset Indonesia Cari Jalan Keluar dari Krisis Sampah
-
Produksi Rumput Laut Naik, Kenapa Nilainya Masih Rendah?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kemendagri Bekali Pranata Humas di Era AI, Strategi Komunikasi Pemerintahan Lawan Disinformasi
-
Novel Spammer, Berawal dari Teror Digital Berubah Menjadi Teror Fisik Nyata
-
Prabowo Singgung Peluang Destry Jadi Gubernur BI: Terserah DPR Nanti
-
Komisi II DPR Usul Skema Gaji Baru untuk Kepala Daerah, Ada Reward dan Punishment
-
Jangan Asal Foto! Pemkot Jogja Bongkar Masalah di Balik Plang Malioboro Portable
-
Daftar Lengkap 90 Kajari Baru Pilihan Jaksa Agung, Cek Siapa Nahkoda Baru di Daerahmu
-
Masif OTT Bupati di Berbagai Daerah, KPK Tegaskan Tak Punya Target Khusus
-
Senjakala Traffic: Selamat Datang Era GEO dan Ambisi Invisible Media 5.0
-
Merasa Tak Bersalah tapi Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Penuh Rekayasa
-
Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris