Suara.com - Banyak orang menganggap, Januari adalah bulan yang paling tak indah dalam satu tahun. Udara dingin dan serta hujan berawan membuat suasana menjadi muram. Dan, satu-satunya aktivitas yang menyenangkan adalah bergelung ke dalam selimut.
Tetapi hal ini tentu tak bisa dilakukan oleh mereka yang terikat dengan berbagai tugas kewajiban sebagai pekerja. Jadi mengapa tidak mengambil langkah-langkah yang secara ilmiah telah terbukti meningkatkan kebahagiaan?
Seperti headstands (berdiri di atas kepala) untuk menekan berbagai titik energi pada tubuh Anda, dan beberapa hal berikut ini.
Bangun tidur dengan cara yang mudah.
Bangun dalam gelap setiap pagi dan alarm yang keras memang membuat siapapun kesal. Untuk awal yang bagus, cobalah untuk mengunduh aplikasi Siklus tidur pada smartphone Anda. Aplikasi ini dapat mengantar Anda untuk tidur dengan suara laut yang menenangkan. Dan, jika Anda letakkan di bawah bantal, ini akan memantau Anda tidur dan membangkitkan Anda dalam fase tidur ringan Anda, sehingga Anda bangun lebih mudah.
Mencari cahaya cerah.
Kurangnya sinar matahari mempengaruhi ritme sirkadian (jam biologis) kita, yang mengatur jam tubuh internal setiap orang. Ketika hal ini tidak sinkron, dan kita merasa lesu sepanjang hari, kita tidak tidur dengan baik di malam hari, merasa cemas dan bahkan bisa memicu makan berlebihan. Untuk menghalau mood buruk, cobalah duduk dekat jendela untuk mendapatakn pemandangan luar. Jika hal ini tidak mungkin dilakukan, maka cobalah membeli kotak cahaya dan menggunakannya selama 30 menit sehari. Kotak ini memberikan 10.000 lux cahaya putih, setara dengan cahaya di luar pada hari yang cerah.
Dengarkan lagu sedih.
Lupakan musik upbeat, karena menurut penelitian mendengarkan lagu-lagu sedih justru merupakan cara terbaik untuk meningkatkan suasana hati.Lagu sedih mengatur suasana hati yang rendah dan kesepian, karena bisa membantu untuk mengekspresikan emosi, menurut para ilmuwan Universitas Tokyo lagu sedih juga bisa membuat perasaan lebih tenang. (dailymail.co.uk)
Berita Terkait
-
Ramen Akaneko Season 2 Tayang Januari 2027, Kenalkan Karakter dan Staf Baru
-
Rutinitas Ngopi: Mood Booster dan Hangatnya Kebersamaan Bareng Keluarga
-
7 Parfum Lokal Wangi Citrus yang Segar dan Ampuh Bangkitkan Mood
-
Mood Swing Jelang "Tamu Bulanan" Bikin Capek? Ini Rahasia Biar Tetap Kalem
-
Balik Kerja setelah Momen Liburan yang Hangat: Mood Hilang, Realita Datang
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?