Suara.com - Pernikahan yang harmonis tentu sangat membahagiakan bagi pasangan suami-istri. Tak hanya itu, berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa pernikahan yang langgeng juga memberi pengaruh yang sangat baik terhadap kesehatan fisik dan mental bagi keduanya.
Lantas, untuk lelaki, apa saja sih manfaatnya menikah?
1. Jantung sehat
Sebuah studi mengungkap, lelaki yang tidak pernah menikah memiliki risiko terkena penyakit jantung tiga kali lebih besar ketimbang lelaki yang menikah.
2. Berat badan cenderung bertambah
Sebuah studi mengungkap, lelaki cenderung mengalami kenaikan berat badan setelah menikah. Sekitar 25 persen lelaki yang mengikuti penelitian ini mengaku mengalami kenaikan berat badan usai menikah.
3. Kesehatan mental
Meski tidak berlaku 100 persen, tapi hasil riset menunjukkan bahwa lelaki yang menikah jarang mengalami depresi ketimbang lelaki yang tak menikah. Pernikahan juga diperkirakan mampu mengurangi risiko penyakit Alzheimer seiring bertambahnya usia. Ini bisa terjadi, mungkin karena memiliki seseorang untuk diajak bicara sehingga stres yang dialaminya bisa mereda.
4. Umur panjang
Studi mengatakan, lelaki yang terikat lembaga pernikahan cenderung memiliki usia lebih panjang, dibanding lelaki yang bercerai, duda karena istri meninggal, maupun tak pernah menikah. Ini dikarenakan ada pengaruh dari istri yang merawat dan kaitannnya dengan poin pertama.
5. Berpenghasilan cenderung lebih besar
Meski secara logika tidak selalu berbanding lurus, tapi seorang analis polis di Center for American Progress, Sarah Jane Glynn mengatakan, hasil penelitiannya menunjukkan lelaki cenderung berpenghasilan lebih besar saat menikah. Ini bisa saja terjadi karena sebagai kepala keluarga, lelaki harus menjadi pencari nafkah untuk keluarganya. Hal ini akan memengaruhi penilaian orang-orang yang bekerja bersamanya.
6. Mengurangi konsumsi alkohol
Meski tidak berlaku untuk semua lelaki, tetapi penelitian menunjukkan secara statistik, lelaki yang menikah cenderung mengurangi konsumsi alkoholnya. Sementara perempuan cenderung melakukan sebaliknya.
7. Lebih kuat melawan kanker
Belum diketahui secara pasti apa penyebab langsungnya, tetapi sebuah stuci di Norwegia menunjukkan, kemungkinan kematian pasien kanker berkelamin lelaki yang menikah menurun sebanyak 20 persen, tak pengaruh sedang berada di stadium berapa.
8. Berisiko rendah terlibat kriminalitas
Data yang didapatkan oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat menunjukkan bahwa lelaki yang belum menikah memiliki risiko empat kali lebih besar terlibat kriminalitas ketimbang lelaki yang sudah menikah.
Jadi, bila Anda telah menemukan tambatan hati yang tepat, segeralah mengukuhkannya dalam ikatan perkawinan karena tak hanya kebahagiaan yang akan didapat, Anda juga akan memetik begitu banyak manfaatnya bagi kehidupan Anda. (Your Tango)
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral
-
Nasib Gen Z di Jalur Gaza, Sarjana Pengangguran Bergantung Hidup dari Bantuan Kemanusiaan
-
Sudah Lama Dinanti, Peserta Sambut Antusias Turnamen Sepak Bola Bergengsi di Tangerang
-
Review ANTA PG7 Travel 2: Sepatu Lari Murah Teknologi 'Dewa', Nyaman Buat Daily Run?
-
Bullet Train Explosion: Ketika Shinkansen Berpacu Melawan Bom dan Waktu
-
Gianni Infantino Murka, Tuding Kritikus FIFA Sebarkan Kebencian
-
Sungai Musi dan Jejak Batu Bara: Ketika Jalur Logistik Bertemu Krisis Ekologi
-
Jepang Gempa Bumi Besar 7,1 Magnitudo, Ada Peringatan Tsunami
-
Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 Triliun
-
Survei SMRC: Popularitas MBG Tinggi, Tapi Kepuasan Publik Merosot