Hari-hari untuk mencuci baju mungkin akan segera menjadi masa lalu. Karena baru-baru ini, sebuah tim peneliti dari City University of Hong Kong yang dipimpin Walid Daoud berhasil menemukan bahan tekstil yang bisa mencuci sendiri.
Mungkin terdengar seperti mimpi, tetapi sungguh itu benar adanya. Dan penelitian ini sudah dimulai sejak 2002, ketika Walid Daoud dan sekelompok ilmuwan mulai berpikir tentang cara yang unik untuk membersihkan pakaian.
Sejak itu, mereka bekerja keras mencari formula yang akan merevolusi cara kita menghilangkan noda. Ini sedikit rumit, tapi begini cara kerjanya: Anda meletakkan pakaian Anda di bawah sinar matahari dan mereka akan membersihkan dirinya sendiri!
Ini karena Dr. Daoud dan timnya telah menemukan bahwa menyemprotkan selapis tipis mineral khusus yang disebut anatese titanium dioksida ke pakaian akan melindungi kain. Anatese titanium dioksida adalah bahan kimia yang biasanya ditemukan di tabir surya dan beberapa produk kosmetik lainnya. Bila terkena cahaya, bahan kimia ini akan menyebabkan oksidasi terhadap benda 'asing' yang menempel di permukaan kain. Jadi ketika Anda meletakkan pakaian itu di bawah sinar matahari noda itu akan memudar dengan sendirinya.
Kedengarannya agak funky, tapi perlu Anda ketahui bahwa ini benar-benar bekerja. Prosedur ini juga yang digunakan Nissan untuk salah satu prototipe mobilnya. Dan, harus diakui ini adalah sebuah karya besar.
Untuk versi pakaian, Daoud dan timnya telah mengujinya dengan bahan kasmir. Hasilnya, pakaian benar-benar menjadi bersih dari berbagai jenis noda seperti kotoran, kopi dan anggur merah.
Dan temuan ini diperkirakan akan menjadi perubahan penting di pasar ritel. Karena saat ini orang harus membayar mahal untuk pakaian yang tak harus disetrika.
Lalu berapa harga untuk kemeja bebas noda ini? Dr. Daoud mengatakan hanya 1,5 kali dari yang mereka bayar sekarang. Dan Anda mungkin mendapatkan uang itu kembali ketika Anda menghemat biaya laundry. Karena Anda hanya perlu sesekali mencuci baju ini. Tak hanya itu, penemuan ini juga menjadi kabar baik untuk lingkungan. Karena temuan ini berarti penggunaan air dan konsumsi energi juga berkurang. (askmen.com)
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
Pilihan
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
Terkini
-
4 Bahaya Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau untuk Warga Jakarta dan Sekitarnya
-
Hujan Abu Anak Krakatau Meluas Hingga Jabar, Material Pasir Halus Ditemukan Warga Bandung
-
5 Penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam Batal Buntut Erupsi Anak Krakatau
-
Erupsi Anak Krakatau Meluas: Penerbangan di Soekarno-Hatta, Halim, dan Radin Inten II Terganggu
-
Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
-
Bertambah, 19 Penerbangan Bandara Pekanbaru Batal Imbas Erupsi Anak Krakatau
-
Kipas Angin Berdiri yang Bagus dan Awet Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
-
Jok Motor Hingga Jemuran Hitam Pekat, Warga Cileungsi Dikejutkan Debu Abu Vulkanik
-
BNPB Beberkan Daftar Wilayah di Lampung Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
-
Erupsi Anak Krakatau Diduga Tembus Lapisan Tropopause, Pakar BRIN Ungkap Dampak Iklimnya