Suara.com - Lukisan "Nafea faa Ipoipo atau Dua Gadis Tahiti" karya Paul Gauguin mencatatkan rekor sebagai karya seni termahal sepanjang sejarah setelah terjual senilai 200 juta poundsterling atau sekitar Rp4 triliun. Lukisan cat minyak di atas kanvas buatan tahun 1892 itu dibeli oleh Qatar Museum dari Rudolf Staechelin, seorang kolektor asal Swiss.
New York Times melaporkan, Rudolf merupakan pensiunan eksekutif Sotheby dari Basel, Swiss yang kini berumur 62 tahun. Ia menolak menyebutkan identitas pembeli lukisan ini, dan hanya menyebut dibiayai Qatar Museum.
Selama lebih dari 60 tahun lukisan ini disimpan di Basel Kunstmuseum (museum seni). Rudolf memutuskan untuk menjual lukisan ini, karena pihak museum tak juga membeli koleksinya.
"Menyakitkan mengingat bahwa pinjaman permanen masih pinjaman," kata museum Basel.
Rudolf mengatakan ia memutuskan menjual investasi keluarga kepercayaannya, yang sebagian besar merupakan lukisan bergaya impresionis yang bernilai tinggi. Ia mengaku, saking beharganya tidak pernah menggantung lukisan koleksi kakeknya di rumahnya sendiri.
"Cara itu menyedihkan. Tapi di sisi lain, itu adalah fakta kehidupan. Koleksi pribadi seperti orang pribadi. Mereka tidak hidup selamanya." katanya kepada New York Times.
Pembelian ini memecahkan rekor yang dibuat pada 2011 ketika Qatar Museum berani membayar "The Players Card" karya Paul Cezanne seharga 259juta dolar. Qatar museum telah menghabiskan jutaan dolar untuk membeli karya seni modern Barat dalam beberapa tahun terakhir.
Para ahli mengatakan bahwa penjualan bisa menjadi awal dari sebuah tren baru penjualan karya klasik melalui penawaran langsung.
Nafea Faa Ipoipo menggambarkan dua perempuan muda yang berpakaian gaya misionaris, yang melambangkan paduan Eropa dan adat Polinesia.
Lukisan ini dibuat Gauguin selama kunjungan pertamanya ke Tahiti, saat ia berusia 43-44, di mana ia melakukan perjalanan untuk melarikan diri "segala sesuatu yang artifisial dan konvensional" di Eropa.
Ia kembali ke Polinesia pada tahun 1895, dan meninggal di sana di tahun 1903 pada usia 54 tahun. (telegraph.co.uk)
Berita Terkait
-
7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
-
Menurut Feng Shui, Lukisan Sebaiknya Dipajang di Mana? Ini Lokasi yang Bisa Bikin Hoki
-
8 Lukisan Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui, Cocok Jadi Pajangan Rumah
-
7 Lukisan Laku Terjual, Mbah Kibar Lunas dari Jerat Utang Rp 500 Juta
-
Viral Maestro Kibar Jual Lukisan Demi Bayar Utang, Gambar Wapres Gibran Jadi yang Pertama Laku
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!