Laki-laki berbulu mungkin terlihat jantan, tetapi penilaian sebaliknya mungkin akan diberikan jika hal ini terjadi pada perempuan. Itu sebabnya, saat ini makin banyak perempuan yang memanfaatkan metode kecantikan untuk mengatasai hal ini. Namanya dermaplaning atau yang biasa disebut sebagai mencukur kulit wajah.
Lantas, apa manfaat dari hal ini? Ahli kecantikan Dr Amrapali Patil akan menjelaskan dermaplaning adalah proses mencukur kulit wajah seorang perempuan dengan cara yang direncanakan di klinik atau dokter kulit profesional.
Metode mencukur kulit wajah ini diklaim oleh banyak perempuan dapat membantu meremajakan tampilan mereka karena dapat memberikan hasil yang lebih muda. Hasil ini karena dermaplaning bekerja untuk penghapusan lapisan paling atas dari sel-sel kulit mati, yang berarti, mencukurnya untuk mengelupaskan kulit.
Prosedur ini diklaim dapat membuat kulit lebih muda dan lembut. Namun, terlalu banyak abrasi kulit bisa menyebabkan kulit lebih tebal. Ada juga anggapan bahwa mencukur kulit wajah, dapat membuat rambut atau bulu wajah tumbuh lebih tebal dan lebih gelap.
Jadi tak semua orang dapat melakukan prosedur ini. Orang dengan lesi kulit eczematous, inflamasi kulit, alergi kulit memerah, dermatitis dan kulit terdiagnosis lesi atau benjolan harus memeriksakan diri dan mengkonsultasikannya lebih dulu ke dokter ketika ingin melakukan pencukuran kulit wajah.
Perempuan dengan produksi rambut berlebih di wajah, dapat menghasilkan pertumbuhan rambut yang lebih tebal (yang tentunya sangat mereka hindari) setelah mereka mulai mencukur kulit wajah mereka.
"Jadi saya sarankan perempuan sebaiknya menghindari mencukur kulit wajah mereka. Ada banyak cara lain selain make up, untuk mengelupaskan kulit dan membuatnya bebas kerut dan muda," ujarnya.
Bahkan perawatan di rumah dengan membuat scrub dari bayam alami dapat mendatangkan keajaiban untuk pengelupasan kulit. Sehingga wajah bebas dari kulit mati. (timesofindia.com)
Berita Terkait
-
Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan
-
Berapa Lama Hasil Viva Whitening Cream Terlihat? Simak Manfaat dan Ulasannya
-
Tren Perawatan Non-Bedah Meningkat, Ini Manfaat dan Risikonya
-
The Nighttime Ritual: 5 Langkah Perawatan untuk Kulit Sehat nan Nutritif
-
Jangan Lakukan! 5 Kekeliruan Skincare yang Kerap Terjadi di Usia 20-an
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Serum Viva Warna Biru untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Pengguna
-
Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam
-
Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS
-
Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat
-
8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui
-
Muktamar NU ke-35 Masuk Tahap Sidang Komisi, Laporan PBNU Diterima
-
Harga HP Makin Mahal, Digiplus Ubah Strategi: Geser dari Mal ke Street Level Kejar Kota Tier 2 dan 3
-
Konvoi Mitsubishi Xforce Jelajahi Jalur Sejarah Solo - Ambarawa Rayakan Kemerdekaan
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 29 Agustus 2026: Ada Pisces hingga Libra
-
Satu Ukuran untuk Semua: Mengapa Sistem Desil Tunggal Ancam Masa Depan?