Suara.com - Nama Alexandra Asmasoebrata, adalah sedikit dari perempuan yang menekuni profesi yang hingga kini masih dimonopoli kaum lelaki. Alexandra telah menekuni dunia balap sejak usianya masih 11 tahun.
Hingga saat ini, sudah sekitar 16 tahun ia berkecimpung di dunia balap, dan sederet prestasi pun telah diraihnya.
Bertepatan dengan hari perempuan international yang jatuh pada tanggal 8 Maret kemarin, perempuan yang juga memiliki hobi olahraga berkuda ini mengatakan, bahwa untuk menjadi perempuan yang hebat, tidak selalu harus menjadi pembalap seperti dirinya.
"Menjadi perempuan yang berdaya nggak selalu harus memiliki profesi yang berat. Jadi ibu rumah tangga pun sudah sangat luar biasa. Perempuan luar biasa itu nggak selalu menjadi wanita karir. Asal kita tahu yang kita mau," kata Andra, sapaan akrabnya saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.
Andra mengakui bahwa perempuan Indonesia saat ini sudah sangat luar biasa karena bisa bebas melakukan apa saja yang diinginkan, untuk kariernya, melakukam hobinya, hingga mengekspresikan dirinya. Karena itulah, perempuan kelahiran 1988 ini selalu mencoba hal baru dalam hidupnya. Seperti saat ini, Andra mulai merambah dunia modeling dan presenting.
"Sekarang lagi coba jalanin dunia presenting di sebuah program televisi. Itu hal baru banget buat aku, karena harus ngomong di depan kamera, padahal biasanya di balik helm. Tapi nggak ada salahnya," kata Andra sambil tersenyum.
Sebagai presenter, Andra merasa harus paham betul dengan apa yang akan dia bahas di program yang dibawakannya. Untung program televisi yang dia bawakan masih seputar dunia otomotif. Ini yang membuat dirinya semakin percaya diri.
"Tetep dunia otomotif karena aku masih belum pede kalau bahas yang lain. Bahasan dunia otomotif itu nolong banget, karena latar belakangku dari sana. Kalo tiba-tiba presenter kuliner kan nggak menguasai," tutupnya.
Berita Terkait
-
IWD 2026: Yayasan IPAS Perkuat Layanan bagi Penyintas Kekerasan Gender
-
Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia
-
Vladimir Putin Batuk, Amerika Serikat dan Sekutunya Ketar-ketir
-
Hari Perempuan Internasional: Saatnya Berhenti Membeli Narasi Kesempurnaan
-
30 Link Twibbon Hari Perempuan Sedunia 2026 Gratis, Langsung Pakai
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan