- Video tak sengaja dirilis Kremlin menunjukkan Presiden Rusia Vladimir Putin tersedak dan batuk saat pidato Hari Perempuan Internasional.
- Media Inggris dan AS menyoroti insiden batuk tersebut, memicu spekulasi liar mengenai masalah kesehatan serius Putin.
- Kremlin membantah video itu hasil rekayasa AI, namun menolak membahas spekulasi mengenai kondisi kesehatan presiden.
Suara.com - Sebuah rekaman di belakang layar yang menampilkan Presiden Rusia, Vladimir Putin membuat heboh sejumlah neagra di Eropa dan Amerika Serikat.
Pada tayangan video viral tersebut, Vladimir Putin sempat tersedak dan batuk saat menyampaikan ucapan Hari Perempuan Internasional, secara tidak sengaja dirilis oleh Kremlin.
Video Vladimir Putin batuk ini langsung jadi sorotan sejumlah media Inggris dan Amerika Serikat.
“Biarkan saya ulangi lagi, karena… tenggorokan saya agak gatal. Ya, agak gatal. Hampir saja batuk. Hari ini saya banyak bicara,” kata Putin seperti dikutip Moscow Times.
Rekaman asli sempat diunggah di kanal Telegram Kremlin, sebelum dihapus dan diganti dengan versi yang diedit.
Metro.uk mengulas batuk Putin tersebut dengan spekulasi liar. Media Inggris itu menyebut bahwa Vladimir Putin besar kemungkinan tengah mengalami masalah kesehatan serius.
Sementara itu laporan Independent mengkaitkan batuk Putin dengan pernyataan mantan kepala MI6, Sir Richard Dearlove yang sempat menyatakan adanya masalah kesehatan pada presiden Rusia tersebut.
Media Inggris itu juga menyebut sejumlah laporan tidak terverifikasi yang menyebut Putin kemungkinan menderita Parkinson, kanker, atau masalah neurologis.
Laporan mengenai batuknya Vladimir Putin ini juga diulas oleh media Amerika Serikat NY Post.
Baca Juga: Selat Hormuz Jadi Jalur Neraka di Iran, Meleng Dikit Pindah Alam
"Insiden ini memicu spekulasi baru terkait kondisi kesehatan Putin yang selama ini dirahasiakan," tulis media Amerika Serikat itu.
Sementara itu, pihak Kremlin menegaskan video yang beredar tersebut bukan hasil rekayasa AI. Pernyataan ini untuk membantah pendappat para ahli yang meragukan keaslian video tersebut.
Pihak Kremlin membantah adanya investigasi khusus terkait video tersebut.
“Ini hanya kesalahan akhir pekan, yang bisa terjadi pada siapa saja. Semua orang di Kremlin adalah manusia nyata, bukan AI,” ujar juru bicara Alexander Yushanev.
Namun pihak Kremlin ogah untuk membahas spekulasi liar batuk itu dengan kondisi kesehatan Vladimir Putin.
Vladimir Putin sendiri saat pidato hari perempuan Internasional menegaskan bahwa peran perempuan sangat penting bagi perdamaian dunia.
Berita Terkait
-
Selat Hormuz Jadi Jalur Neraka di Iran, Meleng Dikit Pindah Alam
-
Pernyataan Pihak Iran Benjamin Netanyahu Tewas dengan Luka Parah
-
Korea Utara Bela Iran, Dukung Penuh Mojtaba Khamenei dan Kecam Serangan AS Israel
-
Subuh Mencekam di Toronto: Konsulat AS Ditembaki OTK, Pelaku Kabur Pakai Honda CR-V
-
Amerika Serikat Mulai Nantang Rusia, Peringatkan Kremlin Tak Ikut Campur Perang Iran
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia