Suara.com - Menanggapi kasus penelantaran 49 orang jamaah di Jeddah, Arab Saudi dan kejadian serupa, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membagikan lima kiat untuk menghindari biro perjalanan umrah bermasalah.
"Bagi yang hendak berumrah, cermati betul PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) yang akan dipilih dengan menekankan (kiat) 'Lima Pasti' sebagai jaminan pelayanannya," kata Lukman lewat akun Twitter resminya.
Kiat pertama, adalah memastikan nama PPIU itu dilanjutkan dengan mengecek status resmi tidaknya PPIU tersebut. PPIU resmi merupakan biro umrah yang mendapat izin dari Kemenag. PPIU resmi tercantum di laman haji.kemenag.go.id dan PPIU resmi dapat dicari di "microsite" tersebut.
Apabila penyedia layanan perjalanan umrah itu tidak tercantum maka sebaiknya masyarakat menghindari PPIU tersebut, karena patut diduga biro perjalanan umrah itu tidak resmi dan berisiko.
Apabila masyarakat tidak dapat mengakses laman tersebut, disarankan untuk menghubungi kantor-kantor Kemenag terdekat untuk memastikan keabsahan biro umroh yang digunakan.
Kiat kedua, lanjut Lukman, adalah dengan memastikan jadwal, maskapai, nomor penerbangan keberangkatan dan kepulangan dari dan ke Tanah Suci. Dengan begitu, jamaah mendapat jaminan tiket pergi ke Tanah Suci dan pulang ke Indonesia.
Ketiga, masyarakat diminta memastikan harga paket umrah dan fasilitas pelayanan yang didapatkan jamaah dengan harga tersebut. Jika harga yang ditawarkan tidak masuk akal atau terlalu murah maka biro umrah itu patut dicurigai sebagai penyedia layanan yang berisiko.
Keempat, kata Lukman, adalah memastikan nama dan alamat hotel yang akan dijadikan tempat menginap selama jamaah berada di Tanah Suci. Dan terakhir, pastikan status visa jamaah umrah digunakan dalam perjalanan ke Arab Saudi. (Antara)
Berita Terkait
-
Tak Perlu Takut! Umrah Mandiri Bareng Keluarga Tak Bisa Dipidana
-
Ditanya soal Komisaris PTPP Aisyah Zakkiyah Keponakannya, Menteri PU Kesal: Lu Pikir Sendiri Lah!
-
Komisaris PTPP Aisyah Zakiyyah Dituding Keponakannya, Menteri PU: Buktikan, Kalau Benar Hadiah Umrah
-
Kejagung Bantah Febrie Umrah: Nggak Bener, Dia Sudah Dicekal dan Tak Dijaga TNI Lagi!
-
Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Mengapa DPR Menolak APBN Menanggung Ongkos Jemaah?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Profil John van den Brom Pelatih FC Twente yang Usir Mees Hilgers, Suka Ribut dan Ngomong Kasar
-
Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi
-
Empat Buronan Pemerintah China Dideportasi dari Semarang, Diduga Terlibat Love Scamming
-
Cakar Kurir Paket, Istri Nelayan Akhirnya Bebas dari Penjara
-
Purbaya Caplok 60% Saham KCIC, Utang Whoosh Kini Tanggung Jawab Kemenkeu
-
Nissan Navara PRO-4X Tampil Gagah di GIIAS 2026 dengan Mesin Turbo Diesel
-
37 Ribu Siswa Keracunan MBG, Amnesty International Desak Pemerintah Hentikan Program
-
Panas! Ejekan Justin Hubner ke Timnas Vietnam Berbuntut Panjang
-
Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?