Suara.com - Pulau Lombok yang dikenal dengan "Pulau Seribu Masjid" ternyata memiliki potensi batu akik hingga mencapai sekitar 1.600 jenis.
"Dari sekitar 1.600 jenis itu, beberapa jenis batu akik memang mampu menjadi unggulan Pulau Lombok, dan kini bayak dipesan dari beberapada daerah, bahkan menjadi cindera mata," kata Direktur Utama UD Batu Akik Bang Mamat, Rahmat Hidayat di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (30/5/2015).
Beberapa jenis batu akik yang menjadi unggulan di Pulau Lombok, antara lain, akik black jet hitam tembus kuning, ada juga akik black jet hitam tembus hijau. Selain itu, ada juga akik pancawarna Lombok kristal, kecubung air, kecubung es, dan levender.
"Akik Lavender Lombok jauh lebih bagus dibandingkan dengan Lavender Sumatra, sebab Lavender Lombok sangat bening tanpa ada butiran pasir seperti Lavender Sumatra," klaim Rahmat.
Dia berteori kualitas batu akik di Lombok jauh lebih bagus dari daerah lain, karena akik Lombok memiliki kelenturan dan kekerasan yang bagus sebab diambil dari kedalaman minimal 20 meter.
Hal itu juga dipengaruhi karena faktor Gunung Sumalas yang berada di Gunung Rinjani meletus tahun 1212 atau lebih dahulu sekitar 370 tahun dibandingkan Gunung Tambora yang meletus pada tahun 1815.
"Karena itulah, batu Lombok memiliki kualitas lebih bagus dibandingkan batu daerah lain," kata Rahmat yang sudah menekuni usaha batu akik sejak 17 tahun lalu.
Ia mengatakan, dengan semakin boomingnya batu akik di Tanah Air saat ini, pihaknya sering mendapatkan pesanan batu dari beberapa daerah di Indonesia dengan jumlah yang besar.
Belum lama ini ia sudah mengirim batu dengan berbagai jenis batu akik unggulan sebanyak satu ton ke Jakarta, Sumatra 500 kilogram, Tanggerang 500 kilogram, dan Bekasi satu ton.
"Dengan omzet rata-rata sekali pengiriman mencapai sekitar Rp50 juta - Rp60 juta," ujarnya.
Dia menambahkan, batu-batu unggulan Pulau Lombok itu berasal dari Buwun Mas Sekotong, dan Mangkung. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat
-
Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol, Kemensos Tahan Penyaluran Bantuan
-
Kapolri Listyo Sigit Buka Suara Soal Isu Bakal Diganti
-
22 Juta Investor Kripto Jadi Rebutan, CFX Gandeng 5 Fintech Bangun Ekosistem Aset Digital Syariah
-
Pasokan Rudal Iran Meningkat Pesat, Siap-siap Jika Perundingan Damai dengan AS Gagal Lagi
-
Waspada Motor Bodong! Ini Cara Cek Keaslian BPKB dan STNK Motor Bekas Biar Transaksi Aman
-
Sopir Mikrotrans Tabrak Lansia, Sempat Tutupi Kecelakaan sebelum Dipecat
-
Kasus Yurizal, Pakar UGM Dorong Audit Rumah Sakit: Jangan Berhenti di Permintaan Maaf
-
Tampang Saepul Penjual Piscok Pelaku Mutilasi di Depok
-
Menko Polkam Djamari Chaniago Perintahkan Aparat Tindak Tegas Penyebar Hoaks Demo Agustus 2026