Suara.com - Kita semua pasti sering berpikir, sinar matahari akan membakar kulit, saat cuaca benar-benar terik dan panas. Namun, dalam keadaan apapun, seperti saat mendung ataupun bersalju, kulit tetap mendapatkan banyak paparan sinar matahari, khususnya sinar UV A dan UV B.
Karena itu, ahli kecantikan menganjurkan untuk selalu memakai tabir surya meski matahari tak tampak, sesering dan sewajib Anda menggunakannya saat cuaca terik atau panas.
"Penggunaan tabir surya itu bukan hanya mencegah dari kanker kulit, tapi juga penuaan dan keriput. Selalu memulai hari atau pagi Anda dengan menerapkan tabir surya," ujar dr. Sonia Wibisono, seorang ahli kecantikan di sela talkshow di acara peluncuran Avene Skin Care, Senayan City, Jakarta Pusat, pekan lalu.
Hanya karena Anda memiliki rambut tebal, kata Sonia, bukan berarti kulit kepala juga terlindungi. Jadi ia menegaskan jika akan berada di bawah sinar matahari, sebaiknya semprotkan kepala dengan spray tabir surya atau selalu kenakan topi. Pastikan juga untuk menerapkan tabir surya ke seluruh kaki sebelum memakai pada alas kaki.
Kebanyakan orang juga tidak menyadari beberapa obat, seperti obat tekanan darah tinggi, pil KB, dan antibiotik tertentu, bisa membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari dan rentan 'terbakar'.
Juga, hati-hati dengan beberapa makanan seperti seledri atau lemon, juga beberapa jenis jeruk, karena memiliki furocoumarins. Jika sinar matahari berinteraksi dengan bahan kimia yang satu ini dapat menyebabkan kulit lebih rentan mengalami bintik hitam, timbul jerawat ataupun menjadi kusam.
"Ini juga terjadi dengan minuman koktail, karena mengandung furocoumarins, yang membuat kulit lebih rentan saat terpapar sinar matahari. Jadi berhati-hati saat minum atau membuat koktail di kolam renang atau sambil berjemur," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Waspada Produk Viral Tanpa Bukti Klinis: Mengapa Harus Selektif Pilih Skincare di Era Digital
-
Kulit Sensitif dan Rentan Iritasi, Bayi Butuh Perawatan Khusus Sejak Dini
-
Bukan Sekadar Tren, Perawatan Kulit Berbasis Sains Kian Menguat
-
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
-
Bedak Dingin untuk Apa? Cek 7 Rekomendasi yang Bagus dan Murah, Mulai Rp2 Ribuan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Contoh Ikrar Syawalan Bahasa Jawa Singkat dan Artinya, Bikin Momen Halalbihalal Makin Khidmat
-
Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran
-
7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman
-
10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah
-
Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?