Awalnya Belajar dari Internet
Sejak itulah tepatnya tahun 2012, ia kerap meluangkan waktunya untuk mempelajari hidroponik lebih dalam melalui dunia maya.
"Saya excited banget belajar hidroponik sampai enggak bisa tidur. Setiap pagi setelah anak-anak berangkat sekolah, saya mulai uji coba dengan barang bekas hingga suami sempat mengeluh karena rumah jadi berantakan dan kotor," katanya tertawa.
Meski demikian, sang suami tidak melarangnya untuk belajar hidroponik mengingat Bertha memang sangat senang dengan semua hal yang berkaitan dengan alam.
Keinginan kuatnya untuk menekuni hidroponik semakin menguat tatkala ia mengunjungi adiknya di Amerika.
"Di sana, saya melihat ada toko perlengkapan hidroponik. Saya langsung datengin toko itu. Kata adik saya, saya seperti anak kecil yang masuk ke toko permen. Bingung mau beli yang mana, semuanya pengen saya beli. Pemilik tokonya saja sampai bingung ngeliat tingkah saya. Disangkanya saya punya kebun padahal enggak," cerita Bertha tertawa mengingat tingkahnya kala itu.
Berbekal buku, video dan perlengkapan hidroponik yang didapatnya dari toko itulah, Bertha kemudian berkreasi dan melakukan inovasi untuk mewujudkan impiannya. Dan, dalam waktu yang tak terlalu lama, beragam jenis sayur pun ditanam Bertha melalui teknik hidroponik.
"Awalnya saya tanam tomat, cabai, pokcoy, dan masih banyak lagi. Sampai loteng rumah saya penuh dengan macem-macem sayuran. Semakin semangat ketika tanamannya bisa tumbuh subur yang membuat saya ingin nambah tanaman lagi," ceritanya bersemangat.
Meski demikian, tak semua sayuran yang ditanamnya itu selalu berjalan lancar. Namun, itu justru membuatnya jadi belajar dimana kekurangannya dan bagaimana pula cara mengatasinya agar sayuran hidroponik tumbuh dengan baik.
"Setiap tanaman 'kan butuh nutrisi dan cahaya yang berbeda. Jadi, ini juga harus diperhatikan agar sayuran dan buah hidroponik bisa tumbuh maksimal," imbuh perempuan berpembawaan ramah ini.
Sosialisasi lewat sosmed ...
Berita Terkait
-
Siapa Cen Sui Lan? Bupati Natuna yang Kekayaannya Melesat dari Rp1 M Jadi Rp293 M dalam Setahun
-
Cak Imin Sentil Jaksa soal Kasus Korupsi Videografer Amsal: Nilai Kreativitas Rp0, Sama Saja Dibunuh
-
Profil Lee Sang Bo, Aktor Korea yang Ditemukan Meninggal di Rumahnya
-
Siapa Shyalimar Malik? Viral usai Bongkar Perselingkuhan Suami
-
Punya Jabatan Strategis, Gaya Hidup Mewah Mariska Damayanti Menantu Ratu Atut Disorot
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Royalti Tak Pasti di Era Streaming: Masalah Klasik Musisi yang Disorot KreasiPro
-
5 Parfum Wanita yang Tercium dari Jarak Jauh, Harga Ramah di Kantong
-
5 Shio Paling Beruntung Selama Akhir Pekan 4-5 April 2026, Kamu Termasuk?
-
Moscow Fashion Week 2026: Perpaduan Tradisi, Desainer Muda, dan Tren Sustainable yang Mendunia
-
5 Pilihan Shade Bedak OMG Coverlast Two Way Cake, Tahan Minyak 8 Jam dan Hasil Flawless
-
Sentuhan Luna Maya untuk Pendidikan, Hadirkan Ruang Belajar Lebih Layak
-
5 Rekomendasi Bedak Pixy yang Tahan Lama, Wajah Segar Seharian
-
Vigili Paskah Itu Apa? Ini Makna, Rangkaian Ibadah, dan Alasan Digelar Malam Hari
-
30 Link Twibbon Hari Paskah 2026 yang Menarik dan Siap Pakai Gratis
-
Kapan Harus Reapply Sunscreen? Ini 7 Rekomendasi Tabir Surya yang Mudah Diblend