- Polemik LCC Empat Pilar MPR RI 2026 viral, termasuk sorotan pada MC acara.
- MC diduga melakukan gaslighting saat merespons protes peserta.
- Sosok MC kemudian ramai dicari publik usai potongan video kompetisi tersebar di media sosial.
Suara.com - Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tengah jadi topik hangat. Pihak-pihak yang terlibat dalam acara tersebut turut disorot.
Salah satunya adalah sosok MC (Master of Ceremony). Di mana seorang MC disebut melakukan gaslighting kepada peserta lomba.
"'Mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja', is the best gaslighting line as MC, though," tulis akun X dagdigdugmelulu menyoroti sikap MC acara atas protes peserta lomba.
Sosok MC LCC Empat Pilar MPR RI pun ramai dicari tahu setelah potongan video kompetisi ini viral di media sosial. Lantas, siapa sosok MC tersebut?
Kronologi Polemik LCC Empat Pilar MPR RI
Untuk diketahui, LCC Empat Pilar MPR RI 2026 sedang viral karena salah satu tim peserta diduga mengalami ketidakadilan saat kompetisi.
Di mana saat itu Tim C dari SMAN 1 Pontianak memberikan jawaban benar namun diberi nilai minus karena dianggap salah oleh dewan juri.
Kemudian salah satu siswa perwakilan tim melayangkan protes ketika Tim B memberikan jawaban sama persis dan dinilai benar.
Namun protes yang dilayangkan oleh siswa tidak membuahkan hasil sesuai harapan. Jawaban Tim C tetap dianggap salah karena penyampaiannya dinilai kurang jelas.
Di akhir protes inilah, salah satu MC yang bertugas mengucapkan kalimat tegas terkait dengan penilaian dewan juri terhadap jawaban Tim C.
Baca Juga: Soal LCC Empat Pilar, Cucun Protes Keras ke Setjen MPR: Angkat Juri yang Bener
"Mohon diterima keputusan dewan juri, karena tentunya dewan juri yang hadir hari ini sudah sangat berkompeten," jelas MC perempuan itu dalam video yang viral.
"(Dewan juri) dan sangat teliti untuk mendengarkan jawaban dari adik-adik. Mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja. Nanti mungkin bisa dilihat tayangan ulangnya," lanjutnya.
Banyak netizen yang kemudian penasaran dengan sosok MC lomba tersebut.
"Kesel host-nya juga bilang, 'mungkin hanya perasaan adik-adik saja'," tulis netizen di TikTok. "Siapa mc-nya guys," tanya yang lain.
Siapa MC Lomba Cerdas Cermat MPR? Ini Profilnya, Kini Kena Sanksi
Menurut penelusuran, MC perempuan dalam acara LCC MPR RI diketahui bernama Shindy Lutfiana.
Shindy Lutfiana dikenal sebagai seorang MC dan presenter yang cukup aktif membawakan berbagai acara formal maupun pemerintahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan