Banyak orang bilang, belajarlah dari kesalahan. Tapi penelitian terbarub justru mengungkap belajar dari pengalaman bukanlah ide yang baik. Penelitian itu dilakukan tim peneliti dari Universitas Vanderbilt. Para ilmuwan yang tergabung dalam tim itu mengatakan, fokus pada hal yang terjadi di masa lalu justru menempatkan orang-orang dalam suasana hati yang buruk.
"Berhati-hatilah, ketika Anda meminta orang untuk menggali masa lalu," kata Kelly Haws, profesor pemasaran yang menyusun laporan penelitian itu.
Haws menambahkan, seseorang yang terlalu dibayang-bayangi masa lalu dan mencoba untuk memperbaikinya kerap membuat keputusan yang salah.
"Seharusnya, Anda belajar lebih baik karena Anda ingin skor yang baik pada tes bukan dibayang-bayangi penyesalan masa lalu. Ini umumnya cara yang lebih efektif untuk mencoba untuk membuat keputusan," imbuh Haws.
Untuk mendapatkan temuan ini, tim membagi responeden menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diminta menjalani sebuah proyek dengan dibayang-bayangi keberhasilan yang akan mereka dapatkan. Sementara kelompok kedua diminta melihat masa lalu mereka yang penuh dengan kegagalan.
Untuk menjalankan tugas ini, peneliti memberikan responden anggaran yang bisa digunakan. Ternyata mereka yang diminta mengingat tentang keberhasilan berhasil menyelesaikan proyek dengan baik dan tepat waktu. Sedangkan kelompok yang dibayang-bayangi dengan kegagalan terhambat dalam menjalankan tugasnya.
Peneliti menekankan jika ingin menjadi lebih baik dalam segala hal, jangan coba-coba untuk melihat ke belakang.
"Tatap masa depan Anda. Dan bayangi diri Anda dengan keberhasilan, bukan kegagalan di masa lalu," pungkas Haws. (Foxnews)
Berita Terkait
-
Cegah Kanker Serviks, Kemenkes Beri Vaksin HPV untuk Anak Laki-Laki Mulai Agustus
-
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi! Radius 5 KM Wajib Steril
-
Efisiensi atau Diskriminasi? Membaca Ulang Preferensi Rekrutmen Perusahaan
-
Saat Perempuan Begadang Demi Piala Dunia 2026, Apa yang Salah?
-
KPK Beberkan 1.720 Laki-laki Terjerat Korupsi, Perempuan Lebih 'Tahan Iman'?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC