Suara.com - Dunia berubah dan inovasi terus berlangsung, tak terkecuali di dunia kerja. Kini banyak pekerjaan baru yang 'lahir' yang beberapa tahun lalu bahkan tidak dikenal. Dalam data terbaru yang dirilisnya, LinkedIn telah menemukan sepuluh pekerjaan yang paling mungkin untuk disalahpahami oleh para orang tua.
Perkembangan dunia internet menjadi penyebab itu semua. Dari sana lahir konsep-konsep yang beberapa dekade lalu sama sekali tak dikenal. Dan ini, membuat kaum muda sebagai tenaga kerja merasa kesulitan ketika harus menjelaskan pekerjaan mereka kepada mereka yang sudah berusia lanjut.
Sebut saja desainer interface, ilmuwan data dan manajer media sosial menjadi pekerjaan yang paling mungkin untuk meninggalkan kebingungan dan orang tua mungkin garuk-garuk kepala saat dijelaskan kepada mereka.
Dan berikut daftar yang disusun LinkedIn untuk 10 pekerjaan yang bisa memicu kesalahpahaman di kalangan orang tua:
1. UI Designer, 86 persen
2. Data ilmiah, 76 persen
3. Manajer sosial media, 71 persen
4. Aktuaria, 68 persen
5. Sub editor, 66 persen
6. Sosiolog, 62 persen
7. Produser radio, 58 persen
8. Manajer PR, 57 persen
9. Bankir Investasi, 55 persen
10. Perancang busana, 51 persen
Tampaknya lebih baik untuk memilih untuk karir yang lebih tradisional agar tak harus bingung menjelaskan pekerjaan kita seperti guru, petugas pemadam kebakaran dan arsitek. Tiga pekerjaan ini memiliki persentase terendah untuk disalah artikan oleh para orang tua yakni 20 persen, 28 persen dan 28 persen. (arbroathherald.co.uk)
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana