Sumatera Selatan dan Sungai Musi adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan. Sungai Musi bukan hanya sebagai ikon pariwisata Sumatera Selatan, tapi juga menjadi urat nadi perekonomian sejumlah kota di Sumatera Selatan.
Sungai sepanjang 750 kilometer ini, sedikit banyak ikut membentuk sikap dan gaya hidup penduduk bumi Sriwijaya. Melihat potensi ini, Menteri Pariwisata, Arief Yahya, menghimbau agar pemerintah dan masyarakat setempat menjadikan Sungai Musi sebagai beranda depan rumah mereka.
"Kalau bisa, jadikan Sungai Musi itu seperti Sungai Thamesnya Indonesia. Urutannya adalah, sungai, jalan, baru bangunan. Kalau dia dijadikan beranda belakang, akan tidak terurus, nantinya akan kotor," ujarnya disela acara "Launching International Musi Triboatton 2015" di Gedung Sapta Pesona, Rabu (11/11/2015).
Menpar mendesak Pemkot segera membuat Perda yang mengatur pelarangan membangun di sekitar Sungai Musi agar keindahan sungai tidak tertutupi dan bisa selalu dinikmati.
"Yakini bahwa semakin dilestarikan, alam akan semakin mensejahterakan kita. Kalau ada nelayan di Sungai Musi, dan nelayan tersebut sadar akanpariwisata, pasti dia kan akan lebih sejahtera," ungkapnya.
Apalagi kata Arief, akan ada sejumlah event nasional dan internasional yang akan diselenggarakan Palembang, seperti Karnaval Khatulistiwa pada Agustus tahun depan serta Asian Games pada tahun 2018 mendatang.
"Jangan sampai kondisi Sungai Musi memalukan di mata wisatawan, karena akan banyak wisatawan yang datang," ujarnya.
Sementara event wisata olahraga "International Musi Triboatton (IMT) 2015" yang akan digelar pada 12-19 Desember 2015 mendatang juga akan memanfaatkan sungai Musi.
"Kegiatan sport tourism ini akan mendatangkan wisman, yang akhir tahun kita harapkan akan melampaui target 10 juta wisman," ungkapnya.
Event ini akan digelar di lima kota dan kabupaten yang dilewati Sungai Musi yaitu Palembang, Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Musi Rawas, dan Kabupaten Empat Lawang, yang panjangnya mencapai 500 kilometer.
Ini menjadikan Sungai Musi sebagai ikon wisata minat khusus, didukung oleh potensi alam (nature), budaya (culture), dan buatan (manmade).
IMT 2015 merupakan gabungan wisata penjelajahan atau penyusuran sungai dengan lomba dayung variatif. Ada tiga jenis perahu yang digunakan yaitu river boat, kayak boat, dan traditional boat. Serta penyusuran bersama dengan perahu induk dari hulunke hilir dengan lintasan arus deras dan arus tenang.
Nantinya, akan ada sembilan tim dari dalam dan luar negeri yang ikut serta. Beberapa negara seperti Singapura, Malaysia, Hong Kong dan Australia dipastikan akan mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti ajang ini.
Kegiatan IMT yang telah dilaksanakan sejak 2012, diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sumsel mencapai 3.440.830 orang.
Berita Terkait
-
4 Jenis Ikan Belida yang Nyaris Punah Berhasil Dikonservasi di Sungai Musi
-
Petani Tebu dan Pengrajin Tahu Tempe Gelar Aksi Sosial Normalisasi Anak Sungai Musi
-
Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Imbas Karhutla, Kota Palembang Diselimuti Kabut Asap
-
5 Rekomendasi Tempat Ngabuburit di Palembang, Bikin Ramadhan Kamu Jadi Menyenangkan
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Apa Itu Projection dalam Parfum? 3 Merek Lokal Ini Aromanya Tercium hingga 2 Meter
-
Kapan Puasa Tasua dan Asyura 2026? Ini Tanggal, Bacaan Niat, dan Keutamaannya
-
5 Lipstik Matte yang Dipuji Gak Bikin Bibir Kering Menurut Review Pengguna
-
Kapan Hari Ayah di Indonesia? Beda dengan Tanggal Internasional, Ketahui Sejarahnya
-
Apakah Parfum Kedaluwarsa Masih Bisa Dipakai? Kenali Ciri-cirinya
-
Apa Itu Sillage Parfum? Ini 4 Rekomendasi Lokal yang Wanginya Semerbak saat Lewat
-
4 Cushion yang Tidak Luntur saat Berkeringat, Cocok untuk Aktivitas Seharian
-
30 Kata-Kata Hari Ayah Sedunia dalam Bahasa Inggris untuk Caption dan Story, Penuh Makna
-
Membaca, Menjelajah Kota, dan Bertemu Orang Baru Bersama LiteraTOUR
-
25 Ucapan Hari Ayah Sedunia 2026 yang Menyentuh Hati dan Penuh Makna