Suara.com - Dalam situasi tertentu merasa cemburu adalah wajar. Tetapi bagaimana jika rasa cemburu datang setiap saat? Apakah itu dapat disebut sudah melewati batas?
Ketika cemburu datang setiap waktu dan ditujukan kepada setiap orang maka Anda layak curiga ada yang tak benar dengan perasaan Anda. Lantas bagaimana menangani rasa cemburu? Berikut ulasannya sebagaimana dikutip dari askmen.com.
Ketakutan terbesar orang yang cemburu adalah bahwa pasangannya akan meninggalkan dia. Tetapi jika ia terus membuat neraka dalam hubungannya, maka bukan tidak mungkin ketakutan ini benar-benar akan terjadi. Jadi jangan biarkan rasa cemburu berlebihan menghancurkan hubungan Anda.
Untuk mengatasi hal ini, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah memaksimalkan ego Anda. Jika Anda sangat menyukai diri sendiri, maka manfaatkan cara berpikir, "Mengapa pasangan saya ingin orang lain ketika mereka punya saya?". Sebuah ego yang sehat adalah tameng terhadap kecemburuan yang abnormal bukan?
Langkah kedua adalah mengikuti program 10-langkah yang diklaim dapat memecahkan masalah secara permanen. Ini bukan perbaikan cepat dan dibutuhkan waktu dan usaha untuk itu. Jadi ambil napas dalam-dalam dan buat komitmen untuk menjalani program ini.
Tapi, sebelum Anda memulai program ini, akan sangat membantu jika Anda memahami apa yang membuat Anda cemburu. Jadi mulailah mengidentifikasi alasannya.
Ajukan pertanyaan, Apakah ada rasa ketidakamanan? Bagaimana masa kecil atau masa lalu Anda? Bagaimana sejarah pengkhianatan yang Anda lakukan (jika kita merasa sulit untuk setia, kita tidak akan mengharapkan orang lain untuk menjadi seperti kita). Atau pemicunya justru kombinasi dari empat hal tersebut?
Jika jawabannya belum juga jelas, paksa diri Anda untuk berpikir di luar kotak. Misalnya, mungkin rasa cemburu itu berasal dari perasaan terluka karena karib Anda merasakan kehancuran karena baru dikhianati oleh kekasihnya.
Hal lain yang mungkin bekerja, adalah coba interospeksi diri bagaimana Anda selama ini bersikap dalam hubungan. Semakin Anda terlalu memikirkan diri sendiri, semakin kecil kemungkinan Anda akan percaya pasangan Anda dan Anda akan mempertaruhkan hubungan Anda.
Berita Terkait
-
Diduga Gara-gara Terbakar Rasa Cemburu, Suami di Cakung Nekat Bakar Istri dan Kedua Anaknya Hidup-hidup
-
Doa Agar Dijauhkan dari Rasa Cemburu yang Berlebihan
-
3 Cara Sampaikan Rasa Cemburu pada Pasangan, Jangan Dipendam!
-
4 Tanda Adanya Rasa Cemburu dalam Persahabatan
-
3 Tips Atasi Rasa Cemburu pada Pasangan yang Populer dan Memiliki Pengagum
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar