Berkunjung ke Pulau Bali kurang lengkap rasanya jika tidak mencicipi sajian khas kulinernya, Ayam betutu khas Gilimanuk. Meski kini ada banyak restoran yang mengusung menu ini di berbagai kota besar, tentu sensasinya berbeda jika kita mencicipi dari resto aslinya.
Resto Ayam Betutu khas Gilimanuk yang saya kunjungi berlokasi di Jalan Raya Tuban no 2x Kuta, Denpasar. Tampilannya yang sederhana tak mengurung minat orang untuk mampir ke sini. Pengunjungnya selalu membludak. Bahkan disarankan untuk memesan tempat sebelum bertandang langsung ke resto ini.
Begitu menu disodorkan, langsung saja saya memesan menu Ayam betutu Gilimanuk yang konon pedasnya nendang. Namun bagi Anda yang tak menyukai pedas bisa mencicipi Ayam betutu goreng yang tak kalah nikmat. Ada pula sajian lainnya seperti bebek betutu.
Menu ayam maupun bebek betutu juga tersedia dalam berbagai pilihan ukuran. Ada yang dalam ukuran satu ekor sekaligus untuk dinikmati beramai-ramai, setengah ekor, atau seperempat ekor.
Jika sajian ayam atau bebek biasanya dilengkapi dengan lalapan segar, maka di sini Anda akan menemukan plecing kangkung, kacang goreng dan sambal matah sebagai menu pendamping.
Ketika ayam betutu sudah terhidang di meja, saya pun tak sabar melahapnya. Benar kata orang, pedasnya kuah ayam betutu begitu nendang berpadu dengan daging ayam yang empuk dan aneka rasa rempah. Maka saya pun berjuang hingga titik penghabisan.
Sambal plecing yang terlihat gahar ternyata begitu nikmat ketika disantap. Masih kalah dengan kepedasan kuah ayam betutu. Sambal matah mungkin bisa jadi pelengkap bagi Anda yang masih bertahan dengan kepedasan ayam betutu.
Menurut Sri, salah satu pegawai resto, ayam betutu dimasak dari ayam kampung yang direbus dalam aneka bumbu di atas api sedang. Hingga rasa bumbunya meresap hingga ke lapisan terdalam.
Soal harga, amat sangat terjangkau! Sepotong ayam betutu dibanderol Rp22 ribu hingga Rp75 ribu untuk menu ayam maupun bebek betutu.
Berita Terkait
-
Pindang Bikcik Way Mayang: Kuah Segar Meresap, Makan Enak Gak Pake Tapi
-
4 Fakta Unik Ayam Tum: Salah Satu Kuliner Underrated Nusantara yang Bikin Penasaran
-
Resep Ayam Betutu Bali Yang Ditawarkan Edric Tjandra Kepada Kim Jiwon
-
Antusias, Respons Kim Jiwon Diminta Cicipi Ayam Betutu Jelang Fan Meeting
-
7 Makanan Khas Bali Terpopuler yang Harus Kamu Cicipi saat Berlibur, Pernah Coba?
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?