Suara.com - Tahun 2015 segera berlalu, begitu banyak tren yang sudah muncul di tahun 2015. Tak melulu soal tren berbusana, metode diet ternyata juga memiliki tren tersendiri tiap tahunnya.
Lantas bakal seperti apa tren diet pada 2016? Pakar gizi, dr. Grace Judio-Kahl, menyebut bahwa beberapa tren diet di 2015 akan tetap diminati pada 2016 nanti.
"Tetap yang namanya diet menghindari karbohidrat dan garam akan tetap ngetren karena rata-rata orang merasa bahwa program penurunannya cepat, seperti dua minggu sudah kelihatan hasilnya. Tren seperti ini tetap diminati," ujar Grace pada temu media yang dihelat 'lightHOUSE Indonesia' di Jakarta, Selasa (23/12/2015).
Selain diet karbo dan mayo yang tetap digandrungi, ia menyebut bahwa diet paleo juga masih bertahan. Diet paleo adalah metode penurunan berat badan yang mengharuskan Anda untuk makan lebih banyak buah-buahan, makanan laut, kacang-kacangan dan daging tanpa lemak.
"Pada dasarnya diet ini adalah menghindari makanan olahan. Makan ayam ya ayam saja nggak perlu diolah. Bumbu yang dipakai juga terbilang alami seperti hanya pakai bawang putih, bawang merah, nggak pakai kecap," imbuhnya.
Meski program ini menghasilkan penurunan berat badan yang drastis, Grace menyebut bahwa tren diet tersebut juga memiliki efek samping. Bahkan, potensi untuk kembali ke berat badan sebelumnya cenderung lebih tinggi.
"Programnya cepat, misalnya hanya butuh dua minggu. Tapi kalau untuk bertahan lama tentu nggak cukup butuh dua minggu saja. Kembali ke berat badan sebelum justru tinggi. Bahkan kalau diet mayo (tanpa garam) juga memiliki efek samping ke kebutuhan elektrolit, jadi saya nggak sarankan," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Diet Biasa, Ini Menu Makan Real Food Erling Haaland yang Bikin Performanya Gacor
-
Cintai Tubuhmu: Mengapa Kesehatan Mental Jauh Lebih Penting daripada Angka di Timbangan
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Apa Itu Gangguan Tiroid? Bikin Diet Gagal Terus!
-
Apa Itu Gangguan Tiroid? Bikin Diet Gagal Terus!
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
LPSK Buka Suara soal Peluang Sekolah Islam Harapan Ibu Dapat Perlindungan Usai Temuan 995 Senjata
-
Shopee - Tokopedia Tunda Pungut PPh 22, Uang Seller Dikembalikan Mulai 14 Agustus
-
Beda Rice Cooker dan Magic Com, Jangan sampai Salah Pilih untuk Masak Nasi
-
BRIN Kaji Panel Surya Generasi Baru untuk Dorong Kemandirian Energi Indonesia
-
Anggota Geng Motor di Deli Serdang Ditangkap Jual Sabu di Rel Kereta Api
-
Ternyata Ini di Balik Benjamin Netanyahu Tolak 15 Poin Perdamaian Gaza dari Donald Trump
-
Kapal dari Teluk Thailand Bawa 1,3 Ton Ketamine, Disembunyikan di Ruang Rahasia ABK
-
Jebakan Narsisme Kebudayaan: Mengapa Delegasi Mahasiswa Harus Berhenti Sekadar Jadi 'Performer'
-
JPPI Minta Evaluasi Buku Pelajaran Tak Dimanfaatkan untuk Kepentingan Bisnis
-
Dari Kemiren untuk Kemiren: Kiprah Kang Edai Bersama Astra