- Stres perkotaan dan diet tinggi protein memicu pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut pada 28,6% masyarakat Indonesia.
- Pasar global produk penanganan bau mulut mencapai USD 14,41 miliar pada 2025 dan diproyeksikan meningkat pada 2026.
- usmile Indonesia meluncurkan pasta gigi Fresh White dengan Zinc Glycinate pada 28–30 Agustus 2026 untuk menetralisir gas penyebab bau mulut.
Suara.com - Gaya hidup sibuk kaum urban sering kali membuat seseorang menghadapi tingkat stres tinggi sekaligus mengubah pola makan, salah satunya melalui tren diet tinggi protein. Tanpa disadari, kombinasi keduanya dapat memicu masalah bau mulut atau halitosis.
Stres dapat menyebabkan mulut menjadi lebih kering. Di sisi lain, sisa makanan dari pola makan tinggi protein dapat menjadi sumber makanan bagi bakteri di dalam mulut.
Kondisi tersebut membuat bakteri lebih mudah berkembang dan menghasilkan gas Volatile Sulfur Compounds (VSCs), seperti Hidrogen Sulfida (H2S) dan Metil Merkaptan (CH3SH), yang menjadi salah satu penyebab utama bau mulut.
Berdasarkan data Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, masalah halitosis ditemukan pada 28,6% masyarakat.
Tingginya kebutuhan terhadap solusi perawatan bau mulut turut mendorong pertumbuhan industri perawatan oral.
Mengutip laporan Mordor Intelligence, nilai pasar global produk penanganan bau mulut mencapai USD 14,41 miliar pada 2025 dan diproyeksikan meningkat menjadi USD 15,93 miliar pada 2026.
Mengatasi Bau Mulut dari Akarnya
Masyarakat kini semakin memahami bahwa sekadar menutupi bau mulut dengan sensasi mint tidak selalu menyelesaikan sumber masalah. Tren skinification dalam perawatan gigi juga mendorong penggunaan bahan aktif yang dirancang untuk menangani masalah oral secara lebih spesifik.
Menjawab kebutuhan tersebut, usmile Indonesia menghadirkan varian Fresh White atau yang dikenal sebagai Perfume Toothpaste. Produk ini diformulasikan dengan Zinc Glycinate yang diklaim mampu mengikat dan menetralisir gas VSCs penyebab bau mulut.
Fresh White juga mengandung Enzyme Complex yang terdiri dari Papain dari ekstrak pepaya dan Lysozyme. Kandungan tersebut membantu membersihkan noda pada gigi secara lembut tanpa merusak enamel, sekaligus memberikan sensasi napas segar lebih lama.
Michelle selaku Country Manager usmile Indonesia dan Malaysia menyampaikan, “Kami percaya bahwa perawatan mulut bukan lagi sekadar rutinitas kebersihan harian, melainkan bagian dari ritual perawatan diri yang berdampak langsung pada kualitas hidup dan kepercayaan diri seseorang. Melalui pendekatan oral beauty, usmile berkomitmen untuk terus berinovasi mendefinisikan ulang perawatan gigi agar masyarakat dapat mengekspresikan senyum terbaiknya tanpa rasa khawatir dalam setiap interaksi sosial.”
Selain Fresh White, usmile juga memiliki Repair White yang ditujukan untuk membantu merawat gigi sensitif. Produk ini menggunakan Hydroxyapatite serta Sodium Hyaluronate dan Allantoin untuk membantu merawat enamel dan menenangkan jaringan gusi.
Seluruh lini produk usmile Indonesia dapat diakses melalui Official usmile E-commerce Store. Konsumen juga dapat memanfaatkan usmile Super Brand Day pada 28–30 Agustus 2026 dengan penawaran khusus untuk Fresh White, Repair White, serta produk unggulan lainnya.