Suara.com - Pariwisata Indonesia memiliki potensi luar biasa yang harus terus dikembangkan. Oleh karena itu, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus).
Dengan berbagai upaya yang sedang dan akan dilakukan Kemenpar itu, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya optimistis bahwa pada 2016, Indonesia bisa mendatangkan hingga 12 juta wisman.
"Dengan angka tersebut, devisa yang dihasilkan pada 2016 diproyeksikan akan mendapatkan Rp172 triliun," jelasnya di Jakarta, belum lama ini.
Dengan target devisa tersebut, lanjut Arief, Kemenpar diharapkan bisa berkontribusi terhadap PDB nasional sebesar 5 persen. Untuk itulah, kata dia, sangat penting untuk terus memperkuat branding 'Wonderful Indonesia' di luar negeri, khususnya negara yang menjadi pasar utama Indonesia.
Ini dilakukan untuk mendapatkan kembali perhatian dari calon wisman, sehingga Indonesia bisa masuk ke dalam 'wish list' negara yang akan mereka kunjungi saat mereka berlibur.
"Kami juga harapkan ada lapangan kerja tercipta sebanyak 11,7 juta tenaga kerja pada 2016 mendatang dari dunia pariwisata," imbuh Arief.
Pada tahun ini, Kemenpar mampu mendapatkan devisa sebesar Rp163 triliun dari wisman. Menpar Arief mengklaim wisatawan mancanegara pada tahun ini telah melampui target sebanyak 10 juta orang.
"Diproyeksikan hingga akhir Desember capaian kunjungan wisman sebesar 10,017 juta wisman. Itu melampaui target 2015 yang ditetapkan sebesar 10 juta wisman," terangnya.
Sementara untuk jumlah perjalanan wisnus di tahun 2016, ditetapkan sebanyak 260 juta perjalanan dilakukan, dengan uang yang dibelanjakan diproyeksikan sebesar Rp. 223,6 triliun.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi
-
Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?
-
Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600
-
Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan
-
Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis
-
Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah
-
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda
-
Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah
-
PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak
-
AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?