Suara.com - Melepas lajang dan membina hubungan yang lebih serius dengan pasangan merupakan impian bagi setiap orang. Sayangnya masih ada sebagian orang yang belum juga menikah yang dipicu oleh berbagai alasan.
Konsultan keluarga, sekaligus penulis Muhammad Agus Syafii pun memberikan tips agar para jomblo melepas masa lanjangnya yang tertuang dalam buku berjudul 'Cara Mudah Segera Menikah'.
Dalam buku setebal 156 halaman ini, Agus menceritakan permasalahan individu saat ini yang sulit berkomitmen dalam sebuah ikatan pernikahan.
"Buku ini berawal dari keprihatinan kami, dengan banyaknya orang yang masih belum mantap membawa hubungannya ke dalam ikatan pernikahan. Alasannya pun bermacam-macam, mulai dari ingin mengejar kemapanan lebih dulu hingga akhirnya menyadari bahwa usianya semakin bertambah," ujar Agus pada peluncuran buku terbarunya di Jakarta, Rabu (20/1/2016).
Bahkan berdasarkan survei yang dilakukannya, kaum Adam-lah yang cenderung sulit membuat komitmen sehingga membuatnya terlambat untuk melepas masa lajang.
"Laki-laki biasanya sulit membuat komitmen karena belum siap mental. Kalau belum punya rumah belum siap menikah. Ketika sudah mapan, enjoy hidup sendiri, akhirnya inilah yang menjadi kendala bagi mereka," imbuhnya.
Oleh karena itu, melalui buku ini ia berharap para jomblowan-jomblowati mengubah paradigmanya mengenai makna pernikahan sehingga tak lagi ragu untuk membangun komitmen ke jenjang lebih serius bersama pasangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Ahli UMJ Sebut Penggeledahan Rumah Febrie di Sentul Tetap Sah, Wilayah Hukum Bukan Penghalang
-
Aging Population dan Gen Z yang Terjepit Generasi Sandwich
-
Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Nabire, Dua Pesawat Batal Beroperasi
-
Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani Raih Gelar Doktor dari Universitas Indonesia
-
Kalimantan Membara, Ridwan Andi Wittiri Desak Evaluasi Total Karhutla: Ini Soal Nyawa Rakyat
-
Viral Kuskus Waigeo di Atas Pohon Tumbang: Saat Hutan Habitat Satwa Endemik Papua Menyusut
-
Bung Ropan Ubah Pernyataan soal Rizky Ridho, Peluang ke Timnas Indonesia Masih Terbuka
-
Sempat Ingin Berhenti demi Orang Tua, Kasman Kini Jadi Jembatan Bahasa di Industri Nikel Obi
-
Siapkan 1.000 Pengacara dan Digitalisasi Data, PPP Mulai Panaskan Mesin Hadapi Pemilu 2029
-
Hadirkan CFX Cryptalk dan CFX Seaside Mixer, Ekosistem CFXM Dorong Sinergi Industri Aset Digital