Kontes Durian Rancamaya resmi ditutup, tercatat sebanyak 31 peserta ambil bagian dalam kontes yang pertama kali diselenggarakan dalam rangka menumbuhkembangkan keberadaan durian Rancamaya sebagai sentra durian di wilayah Bogor, Jawa Barat.
"Pemenang kontes akan diumumkan Minggu besok sekalian dengan penyelenggaraan Festival Durian Rancamaya," kata Indradewi, Panitia Kontes Durian Rancamaya, di Bogor, Sabtu (30/1/2016).
Kontes Durian Rancamaya berlangsung selama tiga minggu mulai dari tanggal 1 hingga 22 Januari. Tujuannya agar setiap durian unggul mendapat kesempatan panen sesuai masanya.
"Peserta adalah pemilik pohon durian Rancamaya yang tumbuh di daerah Rancamaya dan sekitarnya, termasuk di wilayah Kecamatan Bogor, Selatan, Ciawi, Cijeruk, Caringin dan Cigombong," katanya.
Penilaian dari kontes ini adalah, buah durian memiliki rasa daging meliputi manis, gurih, pahit, ketebalan daging buah, warna daging, tekstur, kadar air, ukuran biji, kesempurnaan juring buah, bentuk buah, ketipisan kulit, warna kulit dan daya simpan buah.
"Karena tujuan dari kontes ini adalah mencari Durian Rancamaya unggul yang nantinya indukan dari durian unggulan yang terpilih akan kita kembangkan dengan memperbanyak jumlah anakannya dan menyebarluaskannya kepada pentani juga masyarakat agar ditanam kembali secara komersial," katanya.
Ia menambahkan untuk menyemarakkan pengumuman pemenang kontes durian Rancamaya Minggu besok, Festival Durian yang akan dilangsungkan di Botani Square akan diisi berbagai kegiatan, seperti durian talkshow dan prsentasi oleh pakar durian, dan akan ada lelang durian.
"Setelah pengumuman, talkshow, dan lelang durian, akan dilanjutkan dengan mencicipi bersama aneka durian dan olahannya, lomba selfie durian, bela dan makan durian," katanya.
Kontes dan Festival Durian Rancamaya pertama kali dilaksanakan, oleh Yayasan Durian Nusantara (YDN) bersama komunitas, pemerhati durian serta didukung Pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor.
"Kegiatan ini terselenggara beradal dari keprihatinan kondisi Rancamaya yang dulunga merupakan sentra durian, kini berubah menjadi kawasan pemukiman," kata Ketua Yayasan Durian Nusantara, Mohammad Reza Tirtawinata.
Pada tahun 1980 daerah Rancamaya terkenal sebagai sentra penghasil durian yang enak. Seiring perkembangan penduduk, kawasan tersebut berubah menjadi pemukiman, dan keberadaan sentra durian Rancama terpinggirkan, sehingga sebagian besar pohon-pohon durian tua ditebang dan tidak diganti dengan tanaman baru.
Menurutnya, saat ini pohon durian yang berusia di atas 30 tahun hanya dapat dijumpai di ladang dan di kampung-kampung yang tersebar secara sporadis di antara rumah-rumah penduduk di kawasan Rancamaya.
"Inilah yang mendorong terselenggaranya Kontes dan Festival Durian Rancamaya untuk membangkitkan dan melestarikan durian khas Bogor, khususnya petani durian, sehingga kembali menjadi sentra durian, yang secara tidak langsung mendorong pariwisata. Rencananya kegiatan ini akan dilakukan rutin setiap tahun," kata Reza. (Antara)
Berita Terkait
-
Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg
-
Wisata Kuliner Australia Barat: 5 Tempat Makan dan Kedai Kopi Wajib Masuk Itinerary
-
Komplotan Maling Durian Diarak Warga Sambil Bawa Barang Curian, Videonya Viral
-
Nikmati Sambal Seruit Khas Lampung di Jambi, Tempat Nyaman Rasa Juara!
-
Mencicipi Autentisitas Jambi, Sensasi Asam Pedas Tempoyak Ikan
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Jangan Asal Ikut Tren! Teknologi AI Kini Bisa Bantu Kenali Kondisi Kulit Sebelum Beli Skincare
-
4 Air Cooler Sharp Termurah di Shopee, Daya Listrik Mulai 50 Watt
-
Wewangian Terinspirasi Musim Panas dari Timur Tengah, Sentuhan Segar yang Cocok untuk Iklim Tropis
-
Apa Itu Makeup Patchy? Ini 7 Penyebab dan Cara Mencegahnya agar Wajah Mulus
-
Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
-
Perempuan Desa Tak Lagi di Balik Layar, Kini Bisa Jadi Penggerak Ekonomi
-
4 Cushion Budget Friendly di Bawah Rp60 Ribu, Lebih Murah dari Viva Velvet Cushion
-
5 Sepatu Nike Vomero Plus yang Nyaman untuk Lari Jarak Jauh Andalan dr Tirta
-
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
-
Apresiasi Pelanggan Setia, Citilink Serahkan Hadiah Mobil Hybrid dan Tiket Gratis