Suara.com - Rumah-rumah tua berusia lebih dari 100 tahun mendominasi Kampung Al Munawar kawasan 13 Ulu Palembang yang terletak di tepian sungai Musi Palembang, Sumatera Selatan. Nuansa Islami kental terasa saat menyusuri kawasan pemukiman yang juga sering disebut sebagai Kampung Arab itu.
Kampung ini merupakan salah satu bukti keberagaman warga kota Palembang. Namun perbedaan ini tak mengurangi kekompakan mereka.
Nuansa Islami dengan budayanya yang unik, membuat Pemerintah Kota Palembang berencana untuk menjadikan kampung Al Munawar sebagai tujuan wisata religi, yang merupakan bagian dari upaya untuk mendukung program revitalisasi Sungai Musi.
"Dijadikannya kampung itu sebagai wisata religi sebagai upaya dalam mendukung wisata Sungai Musi yang telah dikenal wisatawan mancanegara," kata pelaksana tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Irene Camalyn Sinaga di Palembang, Senin (1/2/2016).
Untuk itu berbagai upaya telah dilakukan. Salah satunya adalah penataan dan pembersihan di sekitar kampung supaya semakin menarik. Bukan itu saja, kata dia, pihaknya juga membersihkan sungai Musi sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Sementara saat pembersihan lalu Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nuraini mengatakan, pihaknya mendukung sepenuhnya kampung Al-Munawar menjadi wisata religi.
Sehubungan itu pihaknya akan melakukan penyuluhan tentang pola hidup sehat sehingga kampung tersebut semakin sehat. (Antara)
Berita Terkait
-
Patung Yesus 25 Meter Segera Berdiri di Perbatasan Papua
-
Bukan Cuma Jalan-Jalan, Komunitas Ini Bikin 'Night Walk' Seru Bareng Anabul Demi Lepas Penat
-
Wisata Religi di Tengah Jakarta, Menelusuri Jejak Integritas Guan Gong di Kelenteng Tian Fu Gong
-
Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi
-
Gunung Kawi di Kota Apa? Ramai Dikaitkan dengan Isu Pesugihan Artis dan Pejabat
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana