Suara.com - Produsen kosmetik lokal, Sariayu, baru saja merilis tren warna makeup di tahun 2016. Kali ini Sariayu terinspirasi dari keindahan yang tercipta dari letusan gunung Krakatau pada 1883. Letusan dahsyat itu memang meninggalkan jejak mendalam, tak hanya di Indonesia namun juga mancanegara.
Dan ini diterjemahkan dalam pemilihan warna-warna pilihan Sariayu. Dalam peluncuran tren warna yang ke-30 kalinya ini, Sariayu menggunakan palet yang cukup beragam, yang disesuaikan dengan tren warna dunia. Meski begitu, merek kosmetik di bawah naungan Martha Tilaar Group ini tetap mengolahnya sesuai dengan karakter perempuan Asia.
"Letusan Krakatau membawa berkah tersendiri bagi masyarakat Lampung. Selain itu Lampung juga memiliki kebudayaan tradisional yang kuat, salah satunya kain tapis yang didominasi warna-warna merah, emas, yang bisa dikaitkan dengan tren warna dunia," jelas Beni Winoto, Marketing Director PT. Martina Berto di Jakarta, Kamis (4/2/2016).
Warna-warna berani seperti merah darah, marun, oranye bercampur dengan nuansa warna berkarakter bumi, seperti nude, cokelat, serta merah muda pun dapat ditemui dalam tren warna Sariayu Martha Tilaar 2016 yang diberi tajuk "Inspirasi Krakatau The Colors of Asia".
Menurut Creative and Innovation Director Martha Tilaar Group, Kilala Tilaar, peluncuran warna-warna ini juga bekerjasama dengan tren forecaster di Prancis yang sudah disiapkan sejak dua tahun lalu.
"Inspirasinya itu seperti avatar, games of thrones, yang karakternya lebih antagonis, tapi ada juga yang lebih down to earth," jelas Kilala.
Tren warna tersebut selanjutnya dituangkan dalam koleksi lipstik terbaru Sariayu dengan 12 warna dan juga eyeshadow. Lipstik terbaru ini, memiliki inovasi yang cukup unik, dengan menghadirkan dua hail akhir berbeda dalam satu kemasan, yakni matte dan glossy.
Beni menjelaskan lipstik matte terbaru Sariayu ini bisa tahan hingga delapan jam. Jadi bisa dipakai untuk beraktivitas seharian. Terdapat 12 warna yang bisa menjadi pilihan seperti merah marun, oranye, cokelat, serta nude.
Sedangkan pada eyeshadow, Sariayu menghadirkan dua kemasan eyeshadow berbeda, yakni eyeshadow kit dengan delapan warna di dalamnya dan eyeshadow kemasan mini dengan tiga warna di dalam satu kemasan.
Warna-warna yang terinspirasi dari gunung Krakatau dan kekayaan budaya Lampung ini hadir dengan palet seperti putih, cokelat, maupun abu-abu. Ada pula warna-warna yang berani seperti hitam, biru, serta gold.
Eyeshadow ini mengandung Amethy's powder dan vitamin E yang bisa melindungi kulit dari iritasi. UV filter di dalamnya juga membantu melindungi kulit dari radikal bebas lingkungan.
"Sudah lama kita tidak menggunakan bahan berbahaya, seperti paraben. Kita benar-benar menggunakan bahan organik. Dan Amethy's yang kita gunakan bisa melancarkan peredaran darah dan menangkal radikal bebas," ujar Beni.
Berita Terkait
-
Tampil Cantik saat Melahirkan, Bolehkah Ibu Hamil Pakai Make Up untuk Persalinan?
-
Mending Cushion atau Skin Tint untuk Hasil Natural? Cek Perbedaan dan 6 Rekomendasinya
-
5 Tips Make Up Tahan Lama Seharian meski Keliling Silaturahmi di Cuaca Panas
-
5 Cushion Budget-Friendly yang Minim Oksidasi dan Flawless Sepanjang Hari
-
4 Pilihan Produk Makeup Multifungsi untuk Daily Look, Tetap Cantik Tanpa Ribet!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan