Suara.com - Objek wisata edukasi produksi atau proses asah berlian menambah destinasi pariwisata di Kota Bandung yang diharapkan menjadi ikon Kota Kembang.
Pengelola Indo Wisata Permata, Yofi Mesa Yudi mengatakan selama ini Indonesia dikenal sebagai penghasil berlian yang berkualitas, tapi proses pengasahan dan pemotongannya masih tradisional sehingga kurang bersaing di pasar dunia.
"Namun mulai saat ini kami membuka untuk umum bagi siapa saja pecinta permata untuk melihat langsung proses berlian mentah menjadi sebuah batu permata yang berkualitas dan bernilai tinggi dengan menggunakan mesin terbaik dan tenaga ahli yang terampil di bidangnya," jelasnya di Bandung, Minggu (14/2/2016).
Yofi mengatakan wisatawan dapat melihat langsung proses pembuatan berlian yang dilakukan oleh tenaga terampil yang didatangkan dari India.
Lebih lanjut ia menjelaskan Indonesia khususnya Kalimantan sebenarnya memiliki berlian yang tidak kalah baiknya dengan Afrika Selatan, tapi karena prosesnya masih dilakukan secara tradisional, batu mulia asal Indonesia kurang bersaing di dunia.
Untuk itulah Yofi mengajak wisatawan berbagi pengetahuan melihat langsung proses pembuatan berlian dari awal hingga akhir yang hanya dibatasi dengan kaca tembus pandang.
"Tidak ada yang dirahasiakan di sini, kalau karena dari awal bahan baku batu permata menjadi berlian kualitas wahid bisa disaksikan langsung dari dekat," ujar dia.
Yofi juga berkeinginan untuk mengangkat berlian Indonesia di dunia internasional dan dengan harga yang bersaing. "Khusus di Bandung wisatawan bisa memilih berlian berkualitas tinggi dengan harga Rp1 juta hingga Rp1 miliar," katanya.
Menurut dia, ini merupakan lokasi wisata edukasi permata pertama di Asia.
"Jika datang ke negara lain, memang ada wisata seperti ini. Namun di sana tidak diperlihatkan secara terbuka tentang proses pengerjaan berlian mulai dari bongkahan hingga berlian yang indah," katanya.
Di sini, kata Yofi, pihaknya juga ingin memberi edukasi kepada masyarakat, agar tidak asal beli saja dengan harga mahal. "Untuk datang ke lokasi wisata ini, pengunjung hanya perlu membayar Rp 50.000 dan akan memperoleh voucher dengan senilai harga tiket tersebut. Nantinya voucher tersebut bisa ditukarkan dengan makanan atau minuman yang disediakan di lokasi tersebut," terangnya.
Sementara itu sejumlah penggemar dan pecinta berlian menyambut antusias dibukanya wisata edukasi berlian tersebut, karena dengan destinasi wisata baru ini, para pecinta berlian bisa mengetahui proses pembuatan batu permata secara terbuka.
"Di sini berbeda dengan kita melihat di toko berlian. Kita bisa mengetahui secara langsung proses pembuatan berlian mulai dari tahap awal hingga akhir. Semua diperlihatkan kepada kita," ujar Yuni (40) salah seorang penggemar batu permata.
Di lokasi ini, sambung dia, para pengunjung diberikan pengetahuan yang lebih banyak tentang berlian. "Hal itu jelas sangat berbeda jika kita hanya datang ke toko berlian atau toko emas permata," tuturnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar