Suara.com - Sejumlah jalur menuju objek wisata di Kota Bandung dan sekitarnya dipadati oleh warga yang hendak berwisata pada Libur Tahun Baru Imlek 2567, Senin (8/2/2016).
Objek wisata Lembang, Gunung Tangkuban Parahu, serta Pemandian Ciater di Kabupaten Subang menjadi kawasan wisata favorit wisatawan baik dari Jakarta maupun dari Bandung Raya.
"Selama dua hari terakhir jalur menuju Lembang padat, sehingga kami alihkan sebagian menggunakan jalur Jalan Sersan Bajuri," kata Sutarjo, salah seorang petugas Polantas di Ledeng, Kota Bandung.
Kendaraan berplat nomor B mendominasi jalur wisata Lembang itu sehingga terjadi ketersendatan arus lalu lintas. Kondisi diperparah akibat ada kendaraan yang mogok di jalur menanjak di itu. Jalur wisata Bandung Utara merupakan jalur menanjak lebih dari sepuluh kilometer dari kawasan Cipaganti hingga Lembang dan Tangkuban Parahu.
Objek wisata di Lembang antara lain Maribaya, Kampung Bambu, kemudian wisata kuliner di kawasan Pasirwangi, Cikole dan Jayagiri.
Kendaraan roda empat, kendaraan roda dua juga mengalir deras ke kawasan objek wisata itu sehingga Polantas Polres Bandung melakukan rekayasa arus lalu lintas di kawasan Ledeng.
Gunung Tangkuban Parahu dan Ciater merupakan dua objek wisata favorit bagi warga yang berlibur, selain pemandian air panas di Maribaya --yang saat ini telah ditata dengan menggandeng pihak swasta.
Peningkatan lalu lintas wisata juga terjadi di Jalan Dago Benkok - Maribaya, yang juga dimanfaatkan oleh kendaraan-kendaraan kecil yang kondisinya masih prima.
Sementara itu Jalur Punclut yakni Ciumbuleuit - Pasirwangi - Lembang juga cukup padat oleh lalu lintas wisata. Sebagian besar pengunjung memanfaatkan liburan dengan makan makanan khas seperti ikan bakar, sate serta jagung bakar di kawasan Punclut yang memiliki panorama indah karena bisa melihat hamparan Kota Bandung dari ketinggian gugusan pegunungan Lembang.
Sementara itu di dalam kota Bandung, dua objek wisata yakni Kebun Binatang Bandung dan Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani menjadi tujuan wisata warga Kota Kembang.
Kepadatan arus lalu lintas wisata di jalur selatan Bandung juga terjadi di kawasan Ciwidey Kabupaten Bandung.
"Sejak Sabtu lalu ada peningkatan kendaraan wisata ke obyek wisata di Rancabali dan Cimanggu. Kami arahkan mereka tetap menggunakan jalur normal, meski ada beberapa jalur alternatif," kata Kanit Lantas Polresta Ciwidey, Sudarsono.
Obyek wisata di Ciwidey antara lain pemandian air panas Cimanggu, Kawah Putih, perkemahan Rancaupas dan Situ Patenggang.(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Cegah Campak hingga ISPA, Bulan Suplementasi Vitamin A Akan Berlangsung Selama Agustus
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas