Suara.com - Bangga, itulah yang dirasakan Kenny Austin ketika berhasil masuk 10 besar finalis Mister International 2015 yang digelar pada 30 November 2015 lalu di Manila, Filipina.
Tak hanya itu, lelaki kelahiran Medan, 16 April 1992, ini juga meraih penghargaan khusus tiga besar Best National Costume, Mister Plaza de Norte dan Mister Vertex.
Di kontes bergengsi itu, Kenny memperkenalkan salah satu kebudayaan Indonesia dengan mengenakan kostum nasional rancangan Rory Wardana Poesponingrat bertajuk “Gending Sriwijaya”.
Kostum ini, kata dia, terinspirasi dari kebudayaan Pulau Sumatera.
"Warna emas dari kostum ini terinspirasi dari julukan Pulau Sumatera yaitu, Swarnabumi, yang artinya Pulau Emas," terangnya kepada Suara.com sembari menunjukkan detail pakaian yang dikenakannya saat mengikuti Mister International 2015.
Lebih lanjut Kenny menjelaskan warna keemasan yang menghiasi kain songket yang dikenakannya terlihat lebih kuat. "Ini merupakan peninggalan Kesultanan Palembang," imbuhnya.
Sementara, untuk memperkuat identitas kebudayaan Pulau Sumatera, tambah Kenny, pada bagian pundak dibuat menggunakan desain atap Rumah Gadang. Sedangkan jubah yang dikenakannya melambangkan kewibawaan Sultan yang sangat terkenal dari Kesultanan Palembang, yaitu Sultan Mahmud Badaruddin II.
Mengenalkan Budaya Indonesia di Ajang Internasional ...
Mengenalkan Budaya Indonesia di Ajang Internasional
Tak hanya itu, Hand painting Sultan Badaruddin II juga diaplikasikan untuk mewakili karakter Sultan yang dikenal sangat tekun dan cerdas dalam membuat strategi perang melawan penjajah.
Meski tidak menjadi juara pertama di Mister International 2015, Kenny mengaku tetap puas dengan hasil yang dicapainya lantaran bisa mengharumkan nama bangsa di ajang bergengsi itu.
"Saya tetap sangat beruntung bisa menjadi bagian dari Mister International 2015. Ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan," ucapnya runner up pertama L-Men of The Year 2014 kepada Suara.com, di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Ia juga mengatakan bahwa selama karantina berlangsung, Kenny memperkenalkan pula budaya Indonesia dengan mengenakan baju batik dari McDraw by Rindra, evening wear dari Billy Tjong, dan casual wear dari 'Damn I Love Indonesia'.
Keberhasilannya masuk 10 besar di Mister International 2015, tak lantas membuat Kenny berpuas diri. Bungsu dari dua bersaudara ini justru menjadikannya cambuk agar bisa meraih prestasi yang lebih baik.
"Tak mudah memang survive di dunia model, kompetisinya ketat dan banyak yang berkualitas, apalagi kalau kita kontes di tingkat internasional, tapi ini justru jadi tantangan buat saya," ujarnya bersemangat.
Kiat sukses dan gaya hidup sehat ...
Kiat Sukses dan Gaya Hidup Sehat
Lantas, apa kiat sukses seorang Kenny agar bisa survive di dunia model? "Selain disiplin dan terus meng-upgrade diri, saya selalu menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh," ujarnya yang masih tercatat sebagai mahasiswa Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara ini.
Kenny juga mengungkapkan bahwa untuk menjaga tubuhnya agar tetap atletis, ada tiga poin yang dilakukannya, yaitu: asupan nutrisi yang tepat, teratur olahraga, serta istirahat cukup dan berkualitas.
"Nggak cuma makan sehat dengan gizi seimbang, tapi juga saya menghindari makan gorengan, membatasi konsumsi gula dan garam, dan porsi serta jenis makanan yang disantap sesuai dengan kegiatan," urainya panjang lebar.
Sedangkan untuk latihan fisik, lelaki penyuka film laga ini mengaku rutin latihan di pusat kebugaran dan main basket. Menurut Kenny, latihan fisik merupakan salah satu aktivitas yang harus rutin dilakukan bila ingin membentuk tubuh atletis.
"Saya biasanya 3 sampai 4 kali olahraga dalam seminggu, baik nge-gym atau main basket. Manfaatnya sangat terasa, selain badan jadi bugar dan sehat, berat badan pun jadi lebih ideal, dan berotot," jelasnya menutup perbincangan.
Berita Terkait
-
Siapa Wakil Ketua BEM UI 2026? Ini Profil Fatimah Azzahra, Jadi Sorotan usai Adu Argumen soal MBG
-
Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Temukan Alat Pelacak di Mobilnya Usai Demo Gejayan Memanggil
-
Suami Ikut Nangis di Ruang Operasi, Amanda Manopo Ungkap Detik-Detik Persalinan Anak Pertama
-
Profil Ferry Latuhihin: Ekonom Senior Prediksi Dolar Tembus Rp25.000 Sebentar Lagi
-
Profil Mensesneg Prasetyo Hadi, Jubir Presiden yang Curi Perhatian Publik
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Cushion Empuk, Melindungi Lutut Pelari Big Size
-
3 Sunscreen di Bawah Rp20 Ribu dengan SPF Tinggi, Anti-Kantong Kering In This Economy
-
Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
-
3 Pilihan Sepatu Lari Brodo: Kualitas Jempolan, Cocok untuk Pemula hingga Profesional
-
Apa Itu Projection dalam Parfum? 3 Merek Lokal Ini Aromanya Tercium hingga 2 Meter
-
Kapan Puasa Tasua dan Asyura 2026? Ini Tanggal, Bacaan Niat, dan Keutamaannya
-
5 Lipstik Matte yang Dipuji Gak Bikin Bibir Kering Menurut Review Pengguna
-
Kapan Hari Ayah di Indonesia? Beda dengan Tanggal Internasional, Ketahui Sejarahnya
-
Apakah Parfum Kedaluwarsa Masih Bisa Dipakai? Kenali Ciri-cirinya
-
Apa Itu Sillage Parfum? Ini 4 Rekomendasi Lokal yang Wanginya Semerbak saat Lewat