IHSG Masih Nyaman di Level 6.300 Pagi Ini, PTRO Bisa Dilirik

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:20 WIB
IHSG masih nyaman bergerak di level 6.300 pagi ini. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Indeks Harga Saham Gabungan dibuka menguat di level 6.379 pada perdagangan Kamis pagi, 6 Agustus 2026.
  • Pertumbuhan ekonomi kuartal II 2026 sebesar 5,29 persen mendorong optimisme pasar untuk melanjutkan tren penguatan IHSG.
  • BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi reli menuju level 6.500 jika berhasil melewati resistance 6.400.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih nyaman berada di level 6.300 pada awal perdagangan, Kamis, 6 Agustus 2026. IHSG dibuka menguat di level 6.379.

Mengutip data Stockbit, hingga pukul 09.05 WIB, IHSG masih di zona hijau dengan naik tipis 0,15 persen di level 6.360.

Pada perdagangan waktu itu sebanyak 3,34 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nila transaksi mencapai Rp1,38 triliun serta frekuensi sebesar 191.480 kali.

Di waktu itu, terdapat 273 saham menghijau, sedangkan, 225 saham merosot. Sisanya, 465 saham masih belum bergerak alias stagnan.

IHSG Nyaman  bergerak di level 6.300 pagi ini[Ist]

Adapun, berikut beberpa saham yang Top Gainer dan Loser di waktu itu:

Top Gainer

  • PDES
  • IPOL
  • CBPE
  • SOLA
  • MDIA

Top Loser

  • TALF
  • BACH
  • ZONE
  • MORA
  • BRNA

Proyeksi IHSG

IHSG diproyeksikan masih melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini. Optimisme pasar didorong oleh solidnya pertumbuhan ekonomi Indonesia, penguatan nilai tukar rupiah, serta berlanjutnya musim rilis laporan keuangan emiten semester I 2026.

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup menguat 0,50 persen ke level 6.351. Kenaikan tersebut dipicu oleh rilis produk domestik bruto (PDB) Indonesia kuartal II 2026 yang tumbuh 5,29 persen secara tahunan (year on year/YoY), lebih tinggi dari ekspektasi pasar sebesar 5,12 persen YoY.

Sentimen positif juga datang dari penguatan rupiah ke level Rp17.930 per dolar AS, meredanya tensi geopolitik di Timur Tengah, serta kinerja emiten yang dinilai masih solid selama musim laporan keuangan semester I 2026.

Di pasar global, pergerakan bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup bervariasi. Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 0,49 persen ke level 54.349,12. Sementara itu, S&P 500 melemah 0,17 persen ke 7.723,55 dan Nasdaq Composite terkoreksi 0,83 persen ke level 26.363,44.

BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya menilai perhatian pelaku pasar kini akan tertuju pada kelanjutan musim laporan keuangan emiten semester I 2026 yang diperkirakan menjadi katalis utama pergerakan IHSG. Selain itu, ekspektasi terhadap arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed) juga masih menjadi faktor yang berpotensi memengaruhi aliran dana asing ke pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.

Dari sisi teknikal, IHSG dinilai masih berada dalam tren positif selama mampu bertahan di atas area support terdekat.

"Secara teknikal, IHSG masih menjaga tren penguatan selama bertahan di atas support terdekat 6.269. Indeks kini menguji resistance psikologis 6.400, yang menjadi level krusial untuk menentukan arah pergerakan berikutnya. Apabila mampu breakout dan bertahan di atas 6.400, hal tersebut berpotensi menjadi babak baru penguatan IHSG dengan membuka ruang kenaikan menuju area 6.500. Momentum ini didukung oleh MACD yang masih bergerak positif serta harga yang tetap berada di atas MA20," tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam.

Dengan kondisi tersebut, level 6.400 menjadi area penting yang akan dicermati investor pada perdagangan hari ini. Jika berhasil ditembus dan dipertahankan, peluang IHSG melanjutkan reli menuju level 6.500 dinilai semakin terbuka.

Untuk perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan tiga saham yang layak dicermati investor, yaitu:

  • PTRO
  • BNBR
  • GTSI

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com